Samsung resmi membawa Galaxy A27 5G ke Indonesia sebagai penerus Galaxy A26 5G.

Ponsel ini diperkenalkan pada Senin, 13 Juli, dan ditargetkan untuk mahasiswa serta first-jobber yang membutuhkan performa handal, kamera bagus, baterai awet, dan dukungan AI.

>>> 6,8 Juta Warga Sudah Registrasi SIM Card dengan Biometrik

Secara desain, Galaxy A27 5G tidak jauh berbeda dari pendahulunya. Bagian belakang masih mengusung tiga kamera berjejer vertikal.

Namun, Samsung menghadirkan beberapa pembeda, seperti varian warna biru glossy, perubahan desain kamera depan, dan fitur AI baru.

Desain Minimalis dan Layar Infinity-O

Samsung mempertahankan desain minimalis dengan modul kamera vertikal di bagian belakang. Finishing bodi glossy tersedia dalam tiga pilihan warna: Blue, Light Pink, dan Black.

Bobot ponsel ini tetap nyaman untuk penggunaan sehari-hari dengan bezel yang semakin tipis dan bodi ramping.

Layar Super AMOLED 120Hz Full HD+ dengan peak brightness 1400 nits masih menjadi nilai jual utama.

Salah satu perubahan signifikan adalah kamera depan yang kini menggunakan desain punch hole atau Infinity-O Display.

Ini adalah pertama kalinya seri A2x mengadopsi desain tersebut, menggantikan water drop notch.

Performa Snapdragon 6 Gen 3

Galaxy A27 5G ditenagai chipset Snapdragon 6 Gen 3, yang sebelumnya digunakan di seri A36. Samsung mengklaim peningkatan kinerja hingga 50 persen dibandingkan pendahulunya.

Saat digunakan untuk aktivitas sehari-hari seperti membuka banyak aplikasi, media sosial, kamera, dan sesekali bermain game, performanya terasa lebih responsif.

Ponsel ini diklaim mampu menopang penggunaan hingga 20 aplikasi secara bersamaan.

Meski begitu, peningkatan ini tidak terlalu terasa bagi pengguna Galaxy A26 5G. Namun, bagi pengguna seri Galaxy A yang lebih lama, perbedaannya cukup signifikan.