Don Ritto Bantah Uang Rp60 Miliar Terkait Korupsi, Klaim untuk Bangun Pelabuhan
Kuasa hukum Don Ritto, Handika Hanggowongso, membantah uang tunai sekitar Rp67 miliar yang disita polisi terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Handika menyebut dana tersebut merupakan bagian dari kerja sama bisnis pembangunan kawasan pelabuhan dengan seorang pengusaha.
>>> Masuk 44 Tahun, Song Ji Hyo Ungkap Alasan Belum Menikah dan Nyaman Melajang
"Sejauh yang disampaikan yang kami tahu dari alat bukti itu bisa dipertanggungjawabkan, itu adalah untuk kerja sama membangun kawasan pelabuhan dengan seorang pengusaha," kata Handika di Polda Metro Jaya, Selasa (14/7/2026).
Menurut Handika, uang tersebut digunakan untuk rencana pembangunan dermaga atau pelabuhan di wilayah Kalimantan Timur. Namun, ia belum bersedia mengungkap identitas pengusaha yang menjadi mitra kerja sama.
"Kalau ditanya itu uang dari mana, uang siapa, itu adalah kerja sama dengan pengusaha untuk membangun dermaga atau pelabuhan di daerah Kalimantan Timur.
Pertanyaannya siapa pengusaha, hari ini kami tidak berani menyebut," ujarnya.
Handika juga memastikan dana tersebut tidak memiliki hubungan dengan tiga perkara yang membuat Don Ritto ditetapkan sebagai tersangka.
"Apakah uang itu berhubungan dengan perkara itu, kami jawab tidak ada hubungan. Secara hukum pembuktian itu pasti tertolak," jelasnya.
Polisi Sita Uang Asing dari Dua Lokasi
Sebelumnya, polisi menyita sejumlah uang dalam penggeledahan di kafe de'Clan Cipete pada Rabu (8/7/2026).
Dari lokasi tersebut, penyidik menemukan uang tunai dalam berbagai mata uang, yakni SGD 3.130.000, USD 889.965, serta Rp259.159.000.
Setelah dikonversi ke rupiah, total uang yang diamankan dari kafe tersebut mencapai sekitar Rp60 miliar.
Polisi kemudian kembali menemukan uang asing dari lokasi money changer Cipete dengan nilai sekitar Rp7,2 miliar.
Update Terbaru
Tanggap Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin Resmi Berakhir
Selasa / 14-07-2026, 18:56 WIB
Tito: Kepala Desa Harus Naik Kelas untuk Cegah Urbanisasi
Selasa / 14-07-2026, 18:56 WIB
Stephane Rolland dan Senandung Dalida yang Tak Pernah Pudar
Selasa / 14-07-2026, 18:56 WIB
Lee Dongwook dan Gong Yoo Beda Pilihan Tipe Istri Ideal di Reuni 'Goblin'
Selasa / 14-07-2026, 18:54 WIB
Polri Barter 3 Buronan China dengan Tersangka Penipuan Tambang
Selasa / 14-07-2026, 18:54 WIB
2 Wanita Jadi Tersangka Kasus ASN Nias Tewas Terjatuh dari Lantai 12
Selasa / 14-07-2026, 18:54 WIB
Erling Haaland Pulang dari Piala Dunia 2026 Bawa Pulang Tas Mewah Dolce & Gabbana dan Rakun Awetan Seharga Rp 13 Juta
Selasa / 14-07-2026, 18:53 WIB
Fakta di Balik Video Nikita Mirzani Tunjukkan Fasilitas Wartelsus di Lapas: Bukan Ponsel Pribadi, Ini Penjelasan Lengkapnya
Selasa / 14-07-2026, 18:49 WIB
Pengiriman Stellantis di Amerika Utara Melonjak Berkat Kembalinya Hemi V8
Selasa / 14-07-2026, 18:49 WIB
Amran Targetkan Pendapatan Petani Kopi Tembus Rp30 Juta per Bulan
Selasa / 14-07-2026, 18:49 WIB
Kemacetan Parah di Jakarta Akibat Pembongkaran JPO Tendean
Selasa / 14-07-2026, 18:49 WIB
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Terkait Suap Audit
Selasa / 14-07-2026, 18:43 WIB
China Pecat Pejabat PKC Xinjiang Ma Xingrui karena Korupsi
Selasa / 14-07-2026, 18:42 WIB
Dua Momen Inggris Hajar Argentina Saat Pakai Jersey 'Jimat' Piala Dunia
Selasa / 14-07-2026, 18:42 WIB







