Meski harus mengakui keunggulan Timnas Inggris dengan skor tipis 2-1 pada babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026, Sabtu (11/7/2026), Erling Haaland tetap pulang dengan cerita menarik untuk dibagikan.
 
Striker bintang Norwegia itu tiba di Oslo, ibu kota negaranya, Minggu (12/7/2026) pagi waktu setempat, tidak hanya membawa kenangan dari lapangan hijau, tetapi juga sejumlah suvenir unik yang sukses membuat publik geleng-geleng kepala.
 
Alih-alih terlihat murung setelah tersingkir dari turnamen akbar empat tahunan itu, Haaland justru tampil santai sambil membawa dua barang yang sangat kontras: sebuah tote bag desainer eksklusif Dolce & Gabbana dan seekor rakun awetan (taxidermy) yang sedang memegang botol wiski.
 

Dari Lapangan Hijau ke Panggung Mode

Kedatangan Haaland di Bandara Oslo langsung menjadi sorotan media dan penggemar. Penyerang berusia 26 tahun itu terlihat menggenggam erat sebuah tote bag berwarna off-white dengan aksen kulit buaya burgundy yang elegan.
 
Tas tersebut bukan sembarang aksesori. Ini adalah Sicily Tote terbaru dari rumah mode Italia, Dolce & Gabbana, yang baru saja dipamerkan dalam Milan Men's Fashion Week untuk koleksi Spring/Summer 2027 bulan lalu.
 
Pilihan Haaland terhadap tas seharga ribuan dolar ini sebenarnya bukan hal yang mengejutkan bagi mereka yang mengikuti perkembangan gaya sang striker. Haaland memang dikenal sebagai salah satu pesepak bola dengan selera mode yang tinggi dan koleksi tas mewah yang mengesankan.
 

Koleksi Tas Mewah Haaland yang Menggiurkan

Sebelum kepergiannya ke Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026, Haaland sudah memiliki lemari yang penuh dengan tas-tas high-end. Mulai dari koleksi ikonik Hermès Birkin yang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah, tas quilted klasik dari Chanel, hingga berbagai model eksklusif dari Louis Vuitton.
 
Namun, untuk perjalanan pulang kali ini, Haaland memilih untuk tampil berbeda. Tas Dolce & Gabbana Sicily yang ia bawa menunjukkan bahwa ia tidak hanya tertarik pada merek-merek yang sudah umum di kalangan pesepak bola, tetapi juga mengikuti perkembangan terbaru dunia mode.
 
"Tas itu adalah statement piece. Haaland tahu cara memadukan antara olahraga dan high fashion," komentar seorang pengamat mode olahraga kepada Vogue, Selasa (14/7/2026).