Performa Haaland di Piala Dunia 2026

Meskipun pulang dengan berbagai suvenir menarik, Haaland tentu berharap bisa membawa pulang sesuatu yang lebih bergengsi dari Amerika Serikat. Penyerang yang dikenal dengan postur tubuh tinggi dan kemampuan mencetak gol yang tajam itu berharap bisa membawa Norwegia lebih jauh di turnamen.
 
Namun, mimpi itu harus kandas setelah Norwegia kalah 2-1 dari Inggris di Miami Stadium. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit itu, Haaland sebenarnya tampil cukup baik, namun gagal membawa timnya melaju ke babak semifinal.
 
Kekalahan tersebut tentu menjadi pelajaran berharga bagi Haaland dan Timnas Norwegia. Dengan usia yang masih relatif muda, Haaland masih memiliki kesempatan untuk kembali ke Piala Dunia dan membawa negaranya meraih prestasi yang lebih baik.
 

Haaland dan Dunia Fashion

Kepulangan Haaland dengan tas Dolce & Gabbana dan rakun awetan ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pesepak bola yang tidak hanya jago di lapangan, tetapi juga memiliki selera mode yang tinggi.
 
Beberapa tahun terakhir, Haaland memang sering terlihat mengenakan pakaian dan aksesori mewah. Ia bahkan pernah menjadi sorotan ketika terungkap bahwa ia adalah kolektor tas Hermès, dengan beberapa model Birkin yang nilainya mencapai miliaran rupiah.
 
Selain itu, Haaland juga dikenal dengan gaya rambutnya yang unik. Rambut panjangnya yang sering diikat dengan kknekki (ikat rambut khas Norwegia) sering menjadi perbincangan di media sosial.
 

Aktivitas di Media Sosial

Di luar lapangan, Haaland juga aktif di berbagai platform media sosial. Akun Snapchat-nya sering diisi dengan konten-konten lucu dan behind-the-scenes kehidupannya sebagai pesepak bola profesional.
 
Selama Piala Dunia 2026, Haaland juga aktif membagikan momen-momen di belakang layar, termasuk persiapan pertandingan, interaksi dengan rekan setim, dan tentu saja, petualangannya berbelanja suvenir unik di Amerika Serikat.
 
Kepribadiannya yang humoris dan tidak terlalu serius di luar lapangan membuatnya disukai banyak penggemar, tidak hanya di Norwegia, tetapi juga di seluruh dunia.