Polrestabes Medan menetapkan dua orang wanita sebagai tersangka dalam kasus kematian Apriaman Lase (27), seorang aparatur sipil negara (ASN) di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias.

Korban ditemukan tewas diduga terjatuh dari lantai 12 Apartemen Sky View di Jalan Setiabudi, Kota Medan.

>>> Erling Haaland Pulang dari Piala Dunia 2026 Bawa Pulang Tas Mewah Dolce & Gabbana dan Rakun Awetan Seharga Rp 13 Juta

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, membenarkan penetapan tersangka tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (14/7).

"Benar, ada dua orang wanita yang telah ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

Namun, Adrian belum bersedia menjelaskan peran kedua tersangka maupun apakah kasus ini merupakan pembunuhan atau pidana lainnya. "Besok kita rilis kasusnya supaya lebih jelas," katanya singkat.

Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal Iptu Herman Sentosa menambahkan, kedua tersangka diamankan dari lokasi berbeda.

Satu ditangkap di sebuah rumah di Medan, dan satu lagi di Berastagi, Kabupaten Karo.

Keterlibatan kedua wanita itu terungkap setelah penyidik memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

"Kami kan hanya olah TKP. Jadi setelah dicek dari CCTV itu, ada wanita keluar dari kamar korban.

Dari waktunya berdekatan saat korban loncat dengan kedua orang ini keluar," jelas Herman.

>>> Fakta di Balik Video Nikita Mirzani Tunjukkan Fasilitas Wartelsus di Lapas: Bukan Ponsel Pribadi, Ini Penjelasan Lengkapnya

Sebelumnya, kematian Apriaman Lase viral di media sosial.

Korban ditemukan tewas setelah diduga terjatuh dari lantai 12 Apartemen Sky View pada Jumat (10/7) dini hari.

Polisi menerima laporan sekitar pukul 04.00 hingga 05.00 WIB.

Apriaman diketahui merupakan pegawai BPN Kabupaten Nias yang sedang berada di Medan untuk perjalanan dinas.

Ia baru satu hingga dua hari menginap di apartemen tersebut dan tinggal seorang diri.

"Dia tidak lama menginap di sana. Karena ada perjalanan dinas ke Medan.

Baru satu atau dua hari datang dan tinggal sendiri di apartemen itu," ujar Herman.

>>> Amran Targetkan Pendapatan Petani Kopi Tembus Rp30 Juta per Bulan

Usai kejadian, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk diautopsi. Keluarga korban telah membuat laporan ke polisi, dan penanganan perkara diambil alih oleh Polrestabes Medan.