Chicago dilanda cuaca ekstrem pada Senin, 13 Juli 2026, dengan suhu harian yang melonjak jauh di atas rata-rata musiman.

Sistem kontinental lembap mendorong suhu maksimum siang hari mencapai 90 derajat Fahrenheit, sementara suhu minimum malam hari berada di sekitar 77 derajat Fahrenheit.

>>> TSMC Catat Pendapatan Kuartal II Tertinggi Berkat Lonjakan Permintaan Chip AI

Menurut data AccuWeather, tingkat kelembapan tinggi membuat suhu terasa atau indeks panas mencapai puncak 99 derajat Fahrenheit, baik pada siang maupun malam hari.

Angin bertiup dengan kecepatan hingga 5,59 mph sepanjang hari dan tetap stabil pada malam hari.

Wilayah ini akan menikmati 15 jam sinar matahari, dengan matahari terbit pukul 05.27 dan terbenam pukul 20.25.

Gelombang panas ini merupakan peningkatan tajam dibandingkan kondisi Sabtu, 11 Juli 2026, saat suhu maksimum tercatat 79 derajat Fahrenheit dan minimum 70 derajat Fahrenheit.

>>> AS dan Iran Kembali Saling Serang, Ledakan Besar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm

Kecepatan angin akhir pekan mencapai 9,32 mph pada siang hari sebelum turun menjadi 6,84 mph pada malam hari, sementara suhu terasa tidak melebihi 86 derajat Fahrenheit.

Prakiraan untuk Selasa menunjukkan suhu sedikit lebih tinggi tetapi kelembapan lebih rendah, dengan perkiraan maksimum 93 derajat Fahrenheit dan minimum 77 derajat Fahrenheit di bawah langit sebagian berawan.

Peluang presipitasi tetap sangat rendah, hanya 3 persen pada pagi, siang, dan malam hari.

Ini merupakan penyesuaian kecil dari hari-hari sebelumnya, di mana probabilitas curah hujan akhir pekan hanya 1 persen di semua periode.

>>> 7 Cara Menenangkan Anak yang Mudah Menangis, Orang Tua Perlu Tahu

Catatan iklim historis Chicago menunjukkan bahwa rata-rata musim panas biasanya berkisar antara 70 derajat Fahrenheit hingga 85 derajat Fahrenheit.