Banjir bandang mengancam wilayah Louisiana tenggara dan Mississippi selatan pada Senin, 13 Juli 2026, akibat pertemuan antara front dingin yang bergerak lambat dan kelembapan dalam dari Teluk Meksiko.

Pusat Prediksi Cuaca mengeluarkan peringatan risiko banjir bandang level 2 (slight risk) untuk wilayah tersebut pada Senin.

>>> Penderitaan Dr. Hussam Abu Safiya: Bukan Kasus Terisolasi

Beberapa gelombang badai petir diperkirakan akan menurunkan hujan setinggi 1 hingga 4 inci, dengan titik-titik lokal melebihi 5 inci.

Menurut prakiraan cuaca lokal dari WDSU, Fox 8, WAFB, dan WBRZ, hujan lebat ini akan semakin menjenuhkan tanah sebelum pola cuaca yang lebih kering dan panas kembali pada pertengahan pekan.

Sistem badai bergerak dari barat daya ke timur laut, menciptakan kondisi berkendara yang berbahaya.

Para meteorolog melacak hujan deras awal yang melanda paroki-paroki bayou pada Senin pagi sebelum bergerak menuju wilayah metro New Orleans pada siang hari dan beralih ke Northshore pada sore hari.

Banjir Akhir Pekan Sebelumnya

Ancaman cuaca buruk ini menyusul badai akhir pekan yang signifikan pada Sabtu, 11 Juli 2026, yang melumpuhkan infrastruktur lokal di New Orleans.

Dinas Air dan Selokan New Orleans mengonfirmasi bahwa beberapa stasiun pompa mengalami kerusakan, termasuk fasilitas di dekat City Park dan Hollygrove.

Akibatnya, banjir bandang melanda Lakeview, Mid-City, Uptown, dan Jefferson Parish.

Pejabat New Orleans terpaksa menutup underpass utama di Canal Street, Carrollton Avenue, dan Broad Street karena permukaan air naik dengan cepat.

Menurut Dinas Air dan Selokan, stasiun pompa biasanya mampu menangani 1 inci hujan pada jam pertama, tetapi beberapa lingkungan menerima lebih dari 3,5 inci dalam satu jam.