Dalam pertarungan melawan kanker, bukan hanya tumor dan pengobatan yang berperan. Di sekitar setiap tumor terdapat ekosistem yang kompleks dan sibuk.

Terkadang, nasib pertarungan itu ditentukan oleh aktor yang tidak pernah kita duga. Tim peneliti Swiss dan internasional baru saja mengungkap temuan yang cukup meresahkan.

>>> See You at Work Tomorrow Episode 8 Sub Indo dan Spoiler serta Link bukan LK21 tapi di KST:Cinta Lokasi yang Penuh Rahasia dan Ujian Kepercayaan

Sel kekebalan tertentu yang dirancang untuk melindungi tubuh ternyata bisa dibajak untuk kepentingan tumor. Penelitian mereka diterbitkan dalam jurnal Cancer Cell.

Studi ini mengidentifikasi sinyal biologis spesifik yang menjadi pusat perubahan berbahaya tersebut.

Neutrofil: Responden Pertama yang Berubah Fungsi

Neutrofil biasanya menjadi yang pertama tiba saat infeksi—cepat, melimpah, dan sangat efektif. Mereka mewakili garis pertahanan pertama tubuh.

Namun di lingkungan tumor, aturan mainnya tampak berubah.

“Kami menemukan bahwa neutrofil yang direkrut oleh tumor mengalami pemrograman ulang aktivitasnya,” kata Mikaël Pittet dari Ludwig Institute di Lausanne.

“Mereka mulai memproduksi molekul chemokine CCL3 secara lokal, yang justru mendorong pertumbuhan tumor.” Tim peneliti menunjukkan bahwa tumor dapat menginduksi program genetik tertentu dalam sel-sel ini.

Neutrofil berkembang menuju keadaan ‘terminal’, sangat dekat dengan senescence, yang ditandai dengan ekspresi CCL3 yang tinggi. Sel-sel ini cenderung berkumpul di area tumor yang rendah oksigen.

Di sana, mereka mengaktifkan gen yang meningkatkan kelangsungan hidup sel kanker.

Temuan mencolok: ketika para ilmuwan menghapus gen CCL3 secara spesifik pada neutrofil tikus, kemampuan pertumbuhan tumor menurun drastis.

Hal yang sama terjadi ketika reseptor terkait (CCR1) dinonaktifkan.