Prabowo Peringatkan Koruptor: Hentikan Praktik Kau, Rakyat Tidak Bodoh!
Presiden RI Prabowo Subianto kembali melontarkan peringatan keras kepada para koruptor. Ia meminta mereka segera menghentikan praktik korupsi yang merugikan negara.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7).
>>> USU Dalami Dugaan Pelecehan Mahasiswa FEB, 10 Korban Resmi Melapor
"Saya memperingatkan lagi, sekali lagi, untuk sekian kali lagi, saya bicara dari dulu. Hei para koruptor, sadar diri.
Hentikan praktik-praktik kau. Hentikan.
Rakyat tidak bodoh. Hentikan!"
tegas Prabowo di atas podium.
Prabowo juga meminta para koruptor untuk mengembalikan kekayaan negara yang telah diambil. Ia menekankan bahwa Indonesia adalah bangsa yang pemaaf, namun keadilan tetap harus ditegakkan.
>>> Top 3 Sports: Messi Akhirnya Jumpa Inggris, Ramadhipa Juara di Jerman
"Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik. Kita bangsa pemaaf, tapi rakyat butuh keadilan," ujarnya.
Menurut Prabowo, kekayaan rakyat seharusnya digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Dana tersebut bisa dialokasikan untuk meningkatkan kesejahteraan guru, dokter, perawat, TNI, Polri, dan pegawai negeri.
"Rakyat butuh sekolah yang baik, guru-guru butuh gaji yang baik. Dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik.
Tentara dan Polisi butuh gaji yang baik, supaya mereka tidak memeres dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji yang baik supaya mereka nggak korupsi," katanya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti praktik korupsi di badan usaha milik negara (BUMN). Ia menegaskan pemerintah akan menertibkan BUMN yang selama ini menjadi salah satu sumber korupsi.
>>> Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral
"BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi," ujar Prabowo.
Update Terbaru
13 Tokoh Asing Masuk Daftar Target Balas Dendam Iran
Senin / 13-07-2026, 08:18 WIB
Mobil Listrik Baru di Jepang Lebih Murah dari Bekas, Kok Bisa?
Senin / 13-07-2026, 08:17 WIB
Messi Sanjung Timnas Argentina yang 'Tidak Normal' di Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 08:17 WIB
Saham Pendulang Cuan Pekan Ini: Energi hingga Perbankan Bisa Dilirik
Senin / 13-07-2026, 08:15 WIB
Bar di AS Sajikan Koktail dengan 'Surat Dokter' untuk Bolos Kerja
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu Tewaskan 13 Orang
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Messi Antusias Hadapi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Hasil Lelang Frekuensi: XLSmart Unggul di 700 MHz, Telkomsel di 2,6 GHz
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Kematian di Jalan AS Mendekati Rekor Terendah, Namun Pesepeda Meningkat
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
AS Kembali Luncurkan Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Pemprov DKI Kebut Normalisasi Kali Ciliwung, Pembebasan Lahan Tanpa Perantara
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Kalah dari Daily Mail, Pangeran Harry Disebut Tak Punya Uang Bayar Biaya Kasus
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Bek Prancis Balas Komentar Menohok Yamal: Kami Tak Takut Siapa Pun
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
5 Cushion Lokal Terbaik untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat yang Sensitif
Senin / 13-07-2026, 08:03 WIB







