Sebuah bar di Washington, D. C.

, Amerika Serikat, menghadirkan pengalaman minum yang unik. The Fountain Inn memiliki menu bernama Doctor's Note yang disajikan bersama secarik 'surat dokter'.

>>> Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu Tewaskan 13 Orang

Tentu saja surat tersebut bukan dokumen medis sungguhan. Gimmick ini dimaksudkan sebagai alasan bercanda jika seseorang terlalu banyak minum dan ingin bolos kerja.

Doctor's Note merupakan koktail tropis berbahan rum, kelapa, nanas, dan blue curaçao. Konsep nyeleneh ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Terinspirasi Sejarah

Keunikan The Fountain Inn tak hanya pada gimmick tersebut. Bar yang berlokasi di kawasan Georgetown ini mengusung konsep terinspirasi dari sejarah panjang budaya minum di AS.

Nama The Fountain Inn diambil dari sebuah penginapan dan kedai minum yang berdiri pada 1783.

Tempat itu dulu dikenal sebagai Suter's Tavern dan menjadi tempat berkumpul tokoh penting seperti George Washington, Thomas Jefferson, dan Pierre L'Enfant.

Kini, The Fountain Inn dihidupkan kembali sebagai bar dan ruang mencicip minuman beralkohol premium.

Hampir seluruh menu koktailnya terinspirasi dari resep dan tradisi masa lampau, tetapi disajikan dengan pendekatan modern.

>>> Messi Antusias Hadapi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

"Kami mengambil ide-ide dari masa lalu untuk menginspirasi pendekatan koktail modern dengan cara yang mungkin tidak akan Anda temukan di menu bar lain," ujar Direktur Bar The Fountain Inn, Luke Georgiadis.

Selain Doctor's Note, ada Fish House Punch yang terbuat dari brandy, rum, dan vermouth, terinspirasi dari klub memancing awal abad ke-18.

Ada pula Rebellious Old Fashioned sebagai penghormatan kepada John Suter, pemilik awal kedai tersebut.

The Fountain Inn juga menyuguhkan minuman alkohol langka.

Bar ini menyimpan hampir 700 botol spirit, mulai dari scotch, bourbon vintage, hingga rye whiskey yang sebagian sudah tidak diproduksi lagi.

Koleksi lengkap itu karena bar berafiliasi dengan The Bourbon Concierge, distributor minuman beralkohol langka terkemuka di AS.

"Kami bisa mendapatkan botol dari mana saja," ujar Kepala Bartender Zack Atzert.

>>> Hasil Lelang Frekuensi: XLSmart Unggul di 700 MHz, Telkomsel di 2,6 GHz

Meski menyimpan koleksi premium, pengelola bar ingin menjadi tempat yang ramah bagi pemula. Tersedia pula pilihan minuman dengan harga terjangkau, lengkap dengan edukasi sejarah dan karakter setiap racikan.