Kematian di Jalan AS Mendekati Rekor Terendah, Namun Pesepeda Meningkat
Kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Amerika Serikat terus menurun. Data terbaru dari NHTSA menunjukkan tren positif setelah lonjakan selama pandemi.
Pada kuartal pertama 2026, sekitar 7.770 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas. Angka ini turun 4,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
>>> Ford Pasang Fitur 'Kill Switch' di Balik Paywall $7,99 per Bulan
Tingkat fatalitas juga menurun menjadi 0,99 kematian per 100 juta mil kendaraan. Ini adalah angka kuartal pertama terendah sejak 2014.
Tren Terbaik dalam Satu Dekade
Penurunan ini melanjutkan tren positif yang dimulai setelah puncak kematian saat pandemi. NHTSA melaporkan bahwa total kematian pada 2025 adalah yang terendah sejak 2019.
Tingkat fatalitas tahunan 2025 sebesar 1,10 kematian per 100 juta mil kendaraan merupakan yang terendah kedua yang pernah tercatat.
Jika berlanjut, 2026 akan menjadi tahun kelima berturut-turut dengan penurunan kematian di jalan.
Selama pandemi, kematian lalu lintas melonjak 10,8% pada 2021 menjadi 43.230, tertinggi sejak 2005.
Faktor penyebabnya antara lain jalan yang lebih sepi, penegakan hukum yang berkurang, serta peningkatan kecepatan dan mengemudi dalam pengaruh alkohol.
>>> Bukan Baterai, Ini Komponen Termahal yang Sering Rusak pada Mobil Listrik Bekas
Pesepeda Masih Terancam
Meskipun tren keseluruhan membaik, satu kategori justru memburuk.
Kematian pesepeda naik 4% pada 2025 menjadi 1.148 jiwa, mendekati level tertinggi dalam lebih dari empat dekade.
Laporan awal 2026 belum merinci data pejalan kaki, pesepeda, pengendara motor, atau penumpang kendaraan. Belum jelas apakah pengguna jalan rentan juga merasakan penurunan tahun ini.
Dampak finansial dari kecelakaan lalu lintas sangat besar.
Studi NHTSA sebelumnya memperkirakan biaya kecelakaan mencapai $30 miliar per tahun bagi pembayar pajak dan $340 miliar bagi masyarakat.
>>> Pengemudi Tesla Tertidur di Kecepatan 100 km/jam, Dua Anak di Kursi Belakang
Jika termasuk kualitas hidup yang hilang, total beban ekonomi mencapai sekitar $1,37 triliun.
Update Terbaru
Roy Suryo Cs Bebas, Jokowi Tak Wajib Tunjukkan Ijazah
Senin / 13-07-2026, 09:28 WIB
Mahfud MD Apresiasi Polisi Cepat Limpahkan Kasus Eks Jampidsus ke Kejagung
Senin / 13-07-2026, 09:27 WIB
Bocoran iQOO 16: Baterai 8.500 mAh, Speaker Ganda, dan Motor X-Axis
Senin / 13-07-2026, 09:27 WIB
Dokter Bedah Plastik Ungkap 5 Makanan yang Bikin Wajah Kurang Atraktif
Senin / 13-07-2026, 09:24 WIB
Persaingan Nike dan Adidas di Piala Dunia 2026: Siapa Unggul?
Senin / 13-07-2026, 09:24 WIB
Kiandra Ramadhipa Juara di Sachsenring, Indonesia Raya Berkumandang
Senin / 13-07-2026, 09:23 WIB
Alasan Remaja Rawan Kecelakaan saat Berkendara, Bukan soal Bisa Nyetir
Senin / 13-07-2026, 09:18 WIB
Gempa M5,4 Guncang Buol, Satu Pasien RS Tewas
Senin / 13-07-2026, 09:17 WIB
Momen Inggris Kalah Adu Penalti dari Argentina, Beckham Kartu Merah
Senin / 13-07-2026, 09:17 WIB
Zelensky Rombak Kabinet, Copot PM yang Baru Setahun Menjabat
Senin / 13-07-2026, 09:15 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak 3 Persen Usai AS-Iran Kembali Saling Serang
Senin / 13-07-2026, 09:14 WIB
18 Anak Kobra Keluar dari Lubang Lantai Rumah Setelah Disiram Bensin
Senin / 13-07-2026, 09:14 WIB
DKI Usut Dugaan Anggota Satpol PP Pungli Rumah Belajar di Jakut
Senin / 13-07-2026, 09:14 WIB
Penjualan Motor Juni 2026 Naik, Semester I Tembus 3,1 Juta Unit
Senin / 13-07-2026, 09:14 WIB







