Ford Pasang Fitur 'Kill Switch' di Balik Paywall $7,99 per Bulan
Ford memperkenalkan fitur keamanan baru bernama Start Inhibit yang memungkinkan pemilik kendaraan memblokir mesin dari jarak jauh melalui aplikasi FordPass.
Fitur ini bekerja seperti autentikasi dua faktor: saat mesin diblokir, pengemudi harus memasukkan kode yang dihasilkan aplikasi ke layar infotainment untuk menyalakan mobil.
>>> Bukan Baterai, Ini Komponen Termahal yang Sering Rusak pada Mobil Listrik Bekas
Start Inhibit merupakan bagian dari Paket Keamanan opsional Ford.
Pemilik kendaraan yang memenuhi syarat mendapatkan langganan gratis selama satu tahun, setelah itu dikenakan biaya $7,99 per bulan di Amerika Serikat atau CA$9,99 di Kanada.
Cara Kerja dan Batasan
Ketika kendaraan dengan FordPass diakses, dihidupkan, dipindahkan, atau di-reset pabrik, pemilik akan menerima notifikasi.
Jika notifikasi tidak sesuai dengan aktivitas pemilik, mereka dapat mengaktifkan Start Inhibit dari jarak jauh.
>>> Pengemudi Tesla Tertidur di Kecepatan 100 km/jam, Dua Anak di Kursi Belakang
Fitur ini hanya aktif setelah kendaraan berhenti dan mesin mati, sehingga tidak akan mematikan mesin saat mobil sedang melaju.
Jika mobil dicuri, pelanggan juga dapat meminta Ford melacak dan memberikan lokasi kendaraan langsung ke penegak hukum.
Detroit Police menyebutkan mereka menargetkan pemulihan truk yang dilaporkan dalam waktu satu jam.
Ford menyatakan sistem ini membantu melawan pencuri yang menggunakan perangkat kloning kunci, masalah yang terus terjadi pada kendaraan dengan akses keyless.
>>> Tes Distraksi Layar: Mazda dengan 50 Tombol Kalah dari Tesla yang Hanya Punya 4 Tombol
Saat ini, Start Inhibit tersedia pada model F-150 dan Super Duty tahun 2024 dan lebih baru, serta Expedition, Bronco Sport, dan Mustang Mach-E tahun 2026.
Update Terbaru
13 Tokoh Asing Masuk Daftar Target Balas Dendam Iran
Senin / 13-07-2026, 08:18 WIB
Mobil Listrik Baru di Jepang Lebih Murah dari Bekas, Kok Bisa?
Senin / 13-07-2026, 08:17 WIB
Messi Sanjung Timnas Argentina yang 'Tidak Normal' di Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 08:17 WIB
Saham Pendulang Cuan Pekan Ini: Energi hingga Perbankan Bisa Dilirik
Senin / 13-07-2026, 08:15 WIB
Bar di AS Sajikan Koktail dengan 'Surat Dokter' untuk Bolos Kerja
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu Tewaskan 13 Orang
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Messi Antusias Hadapi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Hasil Lelang Frekuensi: XLSmart Unggul di 700 MHz, Telkomsel di 2,6 GHz
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Kematian di Jalan AS Mendekati Rekor Terendah, Namun Pesepeda Meningkat
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
AS Kembali Luncurkan Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Pemprov DKI Kebut Normalisasi Kali Ciliwung, Pembebasan Lahan Tanpa Perantara
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Kalah dari Daily Mail, Pangeran Harry Disebut Tak Punya Uang Bayar Biaya Kasus
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Bek Prancis Balas Komentar Menohok Yamal: Kami Tak Takut Siapa Pun
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
5 Cushion Lokal Terbaik untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat yang Sensitif
Senin / 13-07-2026, 08:03 WIB







