Ford mengumumkan penarikan kembali (recall) sebanyak 42.784 unit Mustang Mach-E listrik pada 6 Juli 2026.

Langkah ini menyusul laporan adanya komponen diferensial belakang yang cacat dan berpotensi patah.

>>> Argentina Pertahankan 17 Pemain Juara Piala Dunia 2022 untuk Skuad 2026

Menurut surat yang dikirim ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), recall ini mencakup model tahun 2021 hingga 2023 yang dilengkapi penggerak roda belakang (RWD).

Ford mengidentifikasi bahwa poros pinion diferensial belakang pada kendaraan tersebut dapat bengkok, retak, atau patah saat digunakan.

Kerusakan komponen ini berisiko menyebabkan hilangnya tenaga penggerak secara tiba-tiba. Selain itu, kendaraan bisa bergerak tak terduga saat diparkir jika rem parkir tidak diaktifkan.

Pengemudi mungkin akan melihat lampu indikator kerusakan (Malfunction Indicator Light) menyala di panel instrumen sebagai peringatan awal.

Temuan ini bermula ketika tim pengembangan Ford menemukan poros diferensial belakang yang rusak pada Mustang Mach-E 2023 di Eropa pada Maret lalu.

>>> Pakar Peringatkan Risiko Chatbot AI dalam Rekomendasi Perawatan Kulit

Hingga 11 Juni, Ford mencatat 62 klaim garansi, 14 laporan sistem indikator kualitas global, empat laporan pelanggan pusat kontak global, dan dua peringatan putih Eropa terkait kegagalan komponen tersebut.

Komite peninjau lapangan Ford mengevaluasi data teknis dan menyetujui tindakan formal pada 23 Juni 2026.

Ford menyatakan bahwa penyebab utama kegagalan poros masih dalam penyelidikan aktif. Namun, belum ada laporan kecelakaan, cedera, atau kebakaran yang terkait dengan cacat ini.

Surat pemberitahuan sementara akan dikirim ke pemilik kendaraan pada 13 Juli 2026.

>>> Felix Auger-Aliassime Tantang Novak Djokovic di Perempatfinal Wimbledon

Dealer akan memperbaiki atau mengganti rakitan diferensial belakang secara gratis setelah suku cadang tersedia, yang diperkirakan pada akhir Desember 2026.