John Romero, salah satu pendiri id Software dan kreator Doom, mengungkapkan bahwa ia memiliki koleksi pribadi yang berisi materi dan aset penting dari sejarah awal perusahaan.

Koleksi tersebut mencakup periode dari awal id Software di Softdisk hingga 6 Agustus 1996.

>>> Pemimpin Senat AS Gelar Penggalangan Dana untuk Ken Paxton

Romero menyebut bahwa materi dan aset itu sudah tidak dimiliki lagi oleh id Software sendiri.

Pernyataan ini muncul setelah id Software mengalami PHK besar-besaran di bawah Microsoft. Sekitar setengah dari staf studio dilaporkan terkena dampak, termasuk tim teknis legendaris dan banyak programmer.

>>> Djokovic Atasi Cedera Betis, Menangi Set Pembuka di Perempatfinal Wimbledon

Pentingnya Preservasi Digital

Romero menekankan pentingnya preservasi digital dalam sejarah game. Ia berharap ada pihak di id Software yang terus melakukan hal serupa untuk warisan perusahaan setelah kepergiannya.

Senior gameplay systems programmer Michael Maynard mengkritik Microsoft melalui LinkedIn, menyatakan bahwa setengah tim dianggap tidak diperlukan lagi meskipun kerja keras mereka.

>>> Veteran Id Software 21 Tahun Kecam PHK Massal Microsoft: 'Separuh Tim Dianggap Tak Lagi Dibutuhkan'

Koleksi pribadi Romero menjadi berkah langka di tengah situasi ini. Sebagai perbandingan, kreator Fallout Tim Cain mengaku pernah diperintahkan untuk menghancurkan arsip pengembangan game tersebut.