Capcom tengah menikmati salah satu periode terkuat dalam sejarahnya dengan merilis game sukses secara beruntun.

Di saat industri game global menghadapi PHK massal, biaya produksi membengkak, dan siklus pengembangan yang makin panjang, Capcom justru tampil sebagai pengecualian.

>>> Jeonghan dan Joshua SEVENTEEN Dikonfirmasi Debut sebagai Sub-Unit Baru

Menurut sutradara legendaris Hideki Kamiya, salah satu alasan utama di balik kesuksesan Capcom adalah kesediaan perusahaan untuk terus mengambil risiko kreatif.

Kreator Bayonetta yang juga pernah menggarap Devil May Cry, Viewtiful Joe, dan Okami ini membagikan pandangannya setelah seorang penggemar bertanya mengapa Capcom tetap sukses dalam beberapa tahun terakhir.

Hideki Kamiya Puji Investasi Capcom pada Ide Baru

Dalam unggahan di X pada 5 Juli 2026, Kamiya mengatakan bahwa pimpinan Capcom layak mendapat pujian karena secara konsisten mendukung properti intelektual baru.

Ia mencontohkan Pragmata sebagai bukti bahwa manajemen puncak terus mempertahankan sikap agresif dalam menciptakan IP baru.

Pengembang veteran itu menambahkan bahwa pendekatan ini menciptakan lingkungan tempat inovasi menjadi bagian dari budaya perusahaan.

Meskipun sebuah waralaba baru tidak langsung menjadi blockbuster, pengalaman dan teknologi yang dikembangkan selama produksi dapat memengaruhi judul-judul lain di portofolio Capcom.

>>> tripleS Umumkan Tur Dunia 2026 'ANDLESS', Mulai dari Seoul

Di samping bereksperimen dengan game orisinal seperti Pragmata, Capcom juga sukses besar dengan menghidupkan kembali seri-seri lama.

Rilisan terbaru seperti Resident Evil Village, Street Fighter 6, Dragon's Dogma 2, dan Monster Hunter Wilds menuai pujian kritis dan kesuksesan komersial.

Resident Evil: Requiem melanjutkan momentum tersebut pada 2026, sementara Onimusha: Way of the Sword dan Resident Evil: Veronica juga telah membangkitkan antisipasi tinggi.