Netflix meminta pengadilan federal di California untuk memberikan ganti rugi biaya hukum hampir $3 juta.

Perusahaan streaming itu berargumen bahwa gugatan paten yang diajukan terhadapnya seharusnya tidak pernah dilayangkan karena penggugat diduga tidak memiliki hak atas paten yang dimaksud.

>>> Daftar 7 Tim yang Tersingkir di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Perkembangan terbaru ini berasal dari sengketa hukum panjang yang melibatkan pengusaha Finlandia Lauri Valjakka dan mantan pengacaranya, William Ramey.

Netflix menuduh keduanya dengan sengaja melanjutkan klaim yang tidak sah.

Menurut dokumen pengadilan yang tersedia untuk publik, Netflix menyampaikan argumennya dalam sidang virtual baru-baru ini di hadapan Hakim Distrik AS Jon Tigar.

Perusahaan tersebut mengklaim kasus ini memenuhi syarat sebagai sengketa paten yang "luar biasa" sehingga biaya hukumnya harus ditanggung pihak lawan.

Masalah kepemilikan paten sudah diketahui sebelum gugatan

Netflix menyatakan bahwa Valjakka tahu sebelum mengajukan gugatan pada September 2021 bahwa ia sebenarnya tidak memiliki hak atas Paten AS No. 8.495.167.

Paten tersebut merupakan salah satu yang digugat terhadap perusahaan streaming itu.

Pengacara Netflix, Sarah Piepmeier, berargumen bahwa litigasi ini "tidak berdasar sejak awal" dan tetap dilanjutkan meskipun ada masalah kepemilikan yang jelas.

Ia juga mengklaim bahwa William Ramey mengetahui masalah tersebut setelah mengambil alih kasus pada akhir 2021, tetapi tetap mewakili Valjakka.

Netflix juga menuduh bahwa gugatan ini adalah bagian dari kampanye paten yang lebih luas yang menargetkan banyak perusahaan teknologi.

Perusahaan itu menunjuk pada temuan pengadilan sebelumnya yang melibatkan dugaan transfer hasil penyelesaian secara curang.

>>> Update Top Skor Piala Dunia 2026: Messi Kembali Puncaki Daftar