Kemendagri Prihatin Tiga Bupati Terjaring OTT KPK dalam Sebulan
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan keprihatinan atas maraknya operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat kepala daerah dalam satu bulan terakhir.
Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan, mengungkapkan bahwa setidaknya tiga bupati telah ditangkap KPK dalam periode tersebut.
>>> 4 Kontroversi yang Warnai Langkah Argentina ke Semifinal Piala Dunia
Mereka adalah Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Bupati Langkat Syah Afandin, dan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby.
Kemendagri Hormati Proses Hukum
Benni menegaskan bahwa pihaknya menghormati seluruh proses hukum yang berjalan di KPK.
Ia berharap para kepala daerah lain dapat mengambil pelajaran dari kejadian ini agar tidak terulang kembali.
“Kami dari Kementerian Dalam Negeri tentu sangat menghormati proses hukum.
Dan kita semua harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan untuk setiap kepala daerah yang terkena OTT ini,” ujar Benni, Minggu (12/7).
>>> Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri
Ia menambahkan, Kemendagri sangat berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.
“Mudah-mudahan ini bisa jadi pelajaran bagi kepala daerah yang lain,” katanya.
Terkait pengganti kepala daerah yang telah ditetapkan sebagai tersangka, Benni menjelaskan bahwa wakil kepala daerah akan langsung ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt).
Langkah ini diambil untuk memastikan roda pemerintahan dan pembangunan daerah tetap berjalan kondusif.
>>> 7 Tanda Kamu Hanya Dimanfaatkan Orang Lain Tanpa Disadari
“Begitu kepala daerah dinyatakan sebagai tersangka dan ditahan, maka wakil kepala daerah akan melaksanakan tugas sebagai kepala daerah [Plt Bupati Sukoharjo],” ucap Benni.
Update Terbaru
13 Tokoh Asing Masuk Daftar Target Balas Dendam Iran
Senin / 13-07-2026, 08:18 WIB
Mobil Listrik Baru di Jepang Lebih Murah dari Bekas, Kok Bisa?
Senin / 13-07-2026, 08:17 WIB
Messi Sanjung Timnas Argentina yang 'Tidak Normal' di Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 08:17 WIB
Saham Pendulang Cuan Pekan Ini: Energi hingga Perbankan Bisa Dilirik
Senin / 13-07-2026, 08:15 WIB
Bar di AS Sajikan Koktail dengan 'Surat Dokter' untuk Bolos Kerja
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu Tewaskan 13 Orang
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Messi Antusias Hadapi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Hasil Lelang Frekuensi: XLSmart Unggul di 700 MHz, Telkomsel di 2,6 GHz
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Kematian di Jalan AS Mendekati Rekor Terendah, Namun Pesepeda Meningkat
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
AS Kembali Luncurkan Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Pemprov DKI Kebut Normalisasi Kali Ciliwung, Pembebasan Lahan Tanpa Perantara
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Kalah dari Daily Mail, Pangeran Harry Disebut Tak Punya Uang Bayar Biaya Kasus
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
Bek Prancis Balas Komentar Menohok Yamal: Kami Tak Takut Siapa Pun
Senin / 13-07-2026, 08:14 WIB
5 Cushion Lokal Terbaik untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat yang Sensitif
Senin / 13-07-2026, 08:03 WIB







