Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Senin (13/7).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan, meski risiko koreksi jangka pendek tetap perlu diperhatikan.

>>> Kemendagri Prihatin Tiga Bupati Terjaring OTT KPK dalam Sebulan

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.083-6.203, namun tetap cermati peluang koreksi ke kisaran 5.752-5.797," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.486, 5.317 dan resistance 6.007, 6.286 hari ini.

Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ARCI, BMRI, MINA, dan TAPG.

Proyeksi Analis Lain

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan apabila mampu menembus resistance di level 5.965.

"Jika berhasil melewati 5.965, IHSG berpotensi menguat menuju area 6.051-6.083. Namun jika gagal menembus level tersebut, indeks diperkirakan terkoreksi ke 5.797," ujar Ivan.

>>> 4 Kontroversi yang Warnai Langkah Argentina ke Semifinal Piala Dunia

Dia memprediksi IHSG bergerak di level support 5.871, 5.739, 5.607, dan 5.472 serta resistance 6.083, 6.256, 6.545, dan 6.835 hari ini.

Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AMRT, ANTM, BUMI, dan EMTK.

IHSG ditutup di level 5.942 pada perdagangan Jumat (10/7) sore, menguat 11,91 poin atau naik 0,20 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp8,85 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,51 miliar saham.

>>> Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

Pada penutupan kemarin, 364 saham menguat, 241 terkoreksi, dan 185 stagnan.