Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa Israel akan menarik pasukan militernya dari Lebanon selatan.

Pernyataan itu disampaikan pada Rabu (8/7/2026) di sela KTT NATO di Ankara.

>>> KPK Temui Menkeu Purbaya Bahas Usulan Tambahan Anggaran 2026-2027

Trump merujuk pada kesepakatan keamanan bilateral yang sudah ada antara Israel dan Lebanon.

Kesepakatan itu ditengahi AS pada 26 Juni lalu, di mana kedua pihak setuju Israel akan menyerahkan dua area perbatasan tertentu kepada kendali Angkatan Bersenjata Lebanon.

Trump mengaku telah membahas detail penarikan pasukan langsung dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. "Ya, saya pikir mereka akan pergi.

Saya pikir mereka menginginkannya," ujar Trump.

Presiden AS itu optimistis terhadap peta jalan diplomatik meskipun ada pernyataan terbaru dari pemimpin Israel. Netanyahu sebelumnya mengatakan pasukan akan tetap aktif sampai ancaman regional dinetralkan.

"Jadi kami punya kesepakatan dengan Israel dan Lebanon. Ya, mereka akan pergi.

Dan saya pikir semuanya akan berjalan dengan baik," kata Trump.

>>> RI Dorong Kompensasi Karya Jurnalistik yang Adil di Era Digital dan AI

Pernyataan Trump kontras dengan sikap Netanyahu yang pekan lalu mengunjungi wilayah pendudukan bersama pejabat pertahanan. Netanyahu memberi pengarahan kepada pasukan tentang operasi keamanan.

Netanyahu mengatakan kepada tentara bahwa penarikan tidak akan terjadi selama kelompok Hizbullah yang didukung Iran masih menjadi ancaman aktif di perbatasan utara.

Menurut laporan Walla, pejabat Komando Utara Israel meragukan kemampuan militer Lebanon mengamankan wilayah tersebut. Para perwira militer meragukan Angkatan Bersenjata Lebanon akan membongkar infrastruktur Hizbullah secara tuntas.

Keraguan itu muncul karena tingginya persentase tentara Syiah di tubuh militer Lebanon yang mungkin menolak menghadapi organisasi militan tersebut.

Sumber keamanan Israel menyatakan militer akan mempertahankan posisinya sampai tentara Lebanon memberikan tanggal pasti dimulainya program percontohan pembersihan senjata dan terowongan.

Data IDF menunjukkan unit teknik telah mempercepat penghancuran infrastruktur militan.

>>> Saham JECX Anjlok 14,87% Pasca IPO, Foreign Sell Rp5,81 Miliar Dominasi

Sekitar 100 persen bangunan di desa-desa sektor barat dan tengah telah rata, sementara 73 persen di desa sektor timur.