Kejagung Buka Suara soal Surat Edaran Peningkatan Kewaspadaan
Kejaksaan Agung (Kejagung) angkat bicara terkait Surat Edaran peningkatan kewaspadaan yang diterbitkan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel).
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan keberadaan surat edaran tersebut.
>>> Prosesi Pemakaman Ali Khamenei di Mashhad Iran Dimulai
Anang menjelaskan bahwa surat edaran itu bertujuan memperkuat pengawasan dan menjaga muruah lembaga.
"Surat edaran itu lebih kepada untuk menjaga integritas, menjaga hubungan baik dalam penegakan hukum," ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/7).
Surat edaran bernomor R-696/D/Dip. 4/07/2026 itu ditandatangani oleh Jamintel Reda Manthovani.
Surat tersebut ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi hingga Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia.
Menurut Anang, di tengah situasi terkini, para penegak hukum harus tetap waspada terhadap berbagai gangguan.
Surat edaran itu meminta jajaran jaksa untuk fokus pada tugas dan menjaga diri dari godaan.
"Situasi terkini itu maksudnya kita mengingatkan, upayanya untuk jadi jaksa yang baik, hati-hati. Penegak hukum itu godaannya banyak," tuturnya.
Ia menambahkan, "Situasi kayak begini kita menjaga kondisi, waspada dalam artian menjaga integritas, menjaga di sekitar kita."
>>> Deschamps Siap Samai Rekor Abadi Piala Dunia di Laga Prancis vs Maroko
Anang membantah jika penerbitan surat edaran itu terkait dengan penggeledahan yang dilakukan kepolisian sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa surat edaran dan arahan pimpinan adalah hal rutin untuk memitigasi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT).
"Enggak ada hubungannya dengan penggeledahan, secara umum aja. Kalau Jamintel kan lebih kepada pengamanan, pengamatan, AGHT," jelasnya.
Ia juga menyebut bahwa Pidsus juga memiliki surat edaran serupa.
Lebih lanjut, Anang menepis kabar mengenai agenda zoom meeting besar-besaran di lingkungan Kejagung pada hari ini.
Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar dan agenda itu dibatalkan untuk menghindari spekulasi liar atau fitnah.
"Enggak ada zoom apa pun. Karena baru mau zoom itu mau mengarahkan supaya bekerja hati-hati, rencananya begitu.
>>> Subnautica 2 Tembus 5 Juta Kopi Terjual Sebelum Update 1.1
Sudah beredar seolah-olah zoom-nya mau ngarah ke mana-mana, makanya dibatalkan daripada jadi fitnah," katanya.
Update Terbaru
Charlie Sheen Bayar Rp8 Miliar untuk Tunggakan Tunjangan Anak
Kamis / 09-07-2026, 22:04 WIB
Kemnaker Pastikan Penyandang Disabilitas Ikut Program Magang Hub
Kamis / 09-07-2026, 22:04 WIB
Prancis vs Maroko: Waspada Gol Cepat Les Bleus
Kamis / 09-07-2026, 22:03 WIB
Erika Kirk Minta Hakim Tunjukkan Semua Bukti ke Publik
Kamis / 09-07-2026, 22:01 WIB
Batistuta Bingung Pilih Messi atau Maradona Usai Piala Dunia 2026
Kamis / 09-07-2026, 22:00 WIB
Gestur Tangan Pelatih Mesir ke Messi Tuai Kontroversi
Kamis / 09-07-2026, 22:00 WIB
Jet Tempur Iran Kawal Pesawat Pembawa Jenazah Khamenei
Kamis / 09-07-2026, 22:00 WIB
Pelaku UMKM Fashion Sambut Positif Kolaborasi METRO dan Kemendag
Kamis / 09-07-2026, 22:00 WIB
TNI dan Kejagung Bantah Anggotanya Datangi Polda Metro Jaya
Kamis / 09-07-2026, 22:00 WIB
Kronologi Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok, 1 Tewas
Kamis / 09-07-2026, 22:00 WIB
Nissan Luncurkan SUV Murah Tekton, Mirip Dacia Duster
Kamis / 09-07-2026, 21:59 WIB
Timnas Putri Indonesia Optimis Pertahankan Gelar Piala AFF Wanita 2026
Kamis / 09-07-2026, 21:59 WIB
Seribuan Hektare Padang Savana di TN Tambora Sumbawa Terbakar
Kamis / 09-07-2026, 21:58 WIB
CEO Sony Jual Lebih dari Setengah Sahamnya Usai Pengumuman PlayStation Digital-Only
Kamis / 09-07-2026, 21:57 WIB







