Prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dimulai di kota suci Mashhad pada Kamis (9/7) sore waktu setempat.

Dalam video yang dirilis Mehr News, media semi pemerintah Iran, tampak kerumunan orang menyambut jenazah Khamenei di Mashhad.

>>> Deschamps Siap Samai Rekor Abadi Piala Dunia di Laga Prancis vs Maroko

Banyak di antara mereka membawa bendera merah, bendera Iran, hingga foto Khamenei.

"Kerumunan besar berkumpul di Mashhad saat pihak berwenang mempersiapkan untuk mengubur mendiang pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei di makam Imam Reza," demikian laporan media tersebut.

Proses pemakaman Khamenei sempat ditunda, salah satunya karena antusiasme warga di Irak. Nyaris empat juta orang di Karbala ingin memberi penghormatan terakhir ke pemimpin Iran itu.

>>> Subnautica 2 Tembus 5 Juta Kopi Terjual Sebelum Update 1.1

Khamenei dan keluarganya tewas dalam serangan brutal AS-Israel pada akhir Februari. Iran langsung membalas dan menutup Selat Hormuz.

Pertempuran yang terus terjadi membuat Iran menunda proses pemakaman Khamenei secara publik. Kemudian pada 4 Juli, mereka memulai rangkaian itu.

Peti jenazah Khamenei disemayamkan di Masjid Agung Iran pada 4-5 Juli. Setelah itu, jenazah dibawa ke Kota Qom.

>>> Subnautica 2 Terima Pembaruan Early Access Pertama, Penjualan Tembus 5 Juta

Dari Qom, jenazah Khamenei diterbangkan ke kota-kota suci Irak dan kembali ke Iran pada 9 Juli. Mantan pemimpin tertinggi itu akan dimakamkan di tanah kelahirannya, Mashhad.