Christopher Barrett, mantan direktur Destiny 2 dan Marathon, secara resmi telah menyelesaikan gugatannya terhadap Sony dan Bungie.

Kesepakatan ini mengakhiri salah satu sengketa hukum yang paling disorot di industri game.

>>> Your Name Kembali ke Bioskop dalam Versi 4K untuk Rayakan 10 Tahun

Meskipun rincian finansial tidak diungkapkan, Barrett mengindikasikan hasil yang menguntungkan. Ia menyatakan optimisme untuk melangkah maju.

Barrett: 'Sangat Puas' dengan Hasil

Dalam pernyataan bersama di LinkedIn, Barrett mengonfirmasi bahwa semua pihak telah mencapai kesepakatan. “Sony, Bungie, dan saya telah mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan gugatan.

Hasilnya sangat memuaskan, dan saya berterima kasih kepada semua yang mendukung saya,” tulisnya.

Sony dan Bungie juga mengakui kontribusi Barrett, menyebutnya membantu menciptakan “beberapa game paling sukses Bungie.” Nama Barrett telah dikembalikan ke kredit Marathon sebagai direktur game asli.

Gugatan Berpusat pada Pemecatan dan Kompensasi

Gugatan Barrett diajukan setelah kepergiannya dari Bungie pada 2024.

Ia mengklaim Sony dan Bungie melakukan “skema terencana” untuk memecatnya guna menghindari pembayaran lebih dari $45 juta sisa kompensasi terkait akuisisi Bungie senilai $3,6 miliar oleh Sony pada 2022.

Barrett juga menuduh perusahaan menjadikannya kambing hitam atas masalah bisnis yang lebih luas.

>>> You, Fireworks, and Our Promise Rilis Video Musik Mashup Jelang Tayang 17 Juli

Sony membantah klaim tersebut, dengan alasan Barrett dipecat setelah keluhan perilaku tidak pantas di tempat kerja.

Pengajuan pengadilan mencakup dugaan komunikasi dengan karyawan wanita, sementara tim hukum Barrett berpendapat bukti disajikan tanpa konteks penuh.

Kesepakatan ini tidak mengungkapkan apakah ada pembayaran finansial atau pengakuan kesalahan.

Penyelesaian Menutup Babak Turbulen bagi Bungie

Kesepakatan ini datang di masa sulit bagi Bungie.

Studio telah mengalami beberapa putaran PHK dalam dua tahun terakhir, sementara Destiny 2 dan Marathon menghadapi tantangan pengembangan dan komersial.

Sony juga melaporkan kerugian signifikan terkait Bungie selama tahun fiskal 2025. Dengan selesainya sengketa hukum, Barrett mengatakan ia fokus pada masa depan.

>>> Samsung Akhirnya Tingkatkan Baterai Galaxy Z Fold 8

Bagi Sony dan Bungie, penyelesaian ini menghilangkan masalah yang tersisa saat perusahaan melanjutkan restrukturisasi.