Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (9/7).

Pertemuan tersebut membahas usulan tambahan anggaran lembaga antirasuah untuk tahun anggaran 2026 dan 2027.

>>> RI Dorong Kompensasi Karya Jurnalistik yang Adil di Era Digital dan AI

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Robert Leonard Marbun mengatakan pertemuan itu turut dihadiri Ketua KPK Setyo Budiyanto, para wakil ketua KPK, serta sejumlah pejabat lembaga antirasuah, termasuk Deputi Penindakan dan Eksekusi Asep Guntur Rahayu.

Robert menjelaskan pembahasan dalam pertemuan lebih banyak menyangkut usulan belanja KPK pada dua tahun anggaran tersebut. "Tentang anggaran APBN, anggaran mereka untuk belanja 2026 sama 2027.

Lebih banyak itu sih tadi," ujar Robert saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (9/7).

Robert memastikan pertemuan itu tidak membahas penanganan perkara ataupun program tertentu. "Enggak, enggak," katanya saat ditanya apakah pertemuan turut membahas kasus hukum maupun program lain.

Ia mengatakan KPK menyampaikan rencana penambahan anggaran yang nantinya akan diproses oleh Kementerian Keuangan. Namun, besaran tambahan anggaran yang diajukan belum diputuskan.

>>> Saham JECX Anjlok 14,87% Pasca IPO, Foreign Sell Rp5,81 Miliar Dominasi

"Iya, minta tambah. Nanti kan mereka mengajukan lagi, baru kita proses nanti," ujarnya.

Menurut Robert, pembahasan juga mencakup kebutuhan belanja operasional KPK, termasuk kemungkinan pengadaan peralatan penunjang. "Lebih banyak untuk belanja operasional.

Terus tadi diskusi kemungkinan ada perlu alat baru atau apa," katanya.

Saat ditanya apakah usulan tambahan anggaran tersebut mencapai angka triliunan rupiah, Robert mengindikasikan nilainya tidak sebesar itu. "Enggak sih, enggak T lah," ujar Robert.

>>> Kolaborasi METRO dan Kemendag Buka Akses Produk UMKM ke Ritel Modern

Robert menyebut pembahasan berlangsung santai dan tidak memakan waktu lama. "Ngobrol-ngobrol aja, terus anggarannya gimana, kira-kira begitu," ujarnya.