Merebus sayuran adalah cara memasak yang praktis dan sering dilakukan. Namun, banyak orang langsung membuang sisa air rebusan tanpa tahu manfaatnya.

Padahal, air bekas rebusan sayur bisa digunakan untuk merawat tanaman di rumah. Berikut lima manfaat yang jarang diketahui.

>>> Iran Serang Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Yordania Balas Serangan AS

1. Memberikan Nutrisi Alami

Saat sayuran direbus, mineral seperti kalsium, zat besi, dan kalium larut ke dalam air.

Nutrisi ini membantu tanaman yang tumbuh di tanah dengan unsur hara rendah, terutama tanaman pot.

Tanaman kekurangan nutrisi biasanya menunjukkan daun menguning atau pertumbuhan kurang optimal. Meski begitu, air rebusan sayur bukan pengganti pupuk utama, melainkan tambahan perawatan.

2. Meningkatkan Kualitas Tanah

Nutrisi dari air rebusan juga bisa tersimpan di tanah dan memperbaiki kondisinya. Tanah yang sehat mendukung pertumbuhan akar yang lebih kuat.

Pastikan hanya menggunakan air rebusan tanpa garam. Garam dapat mengganggu keseimbangan tanah dan merusak akar.

>>> Mohamed Ouahbi Yakin Maroko Kalahkan Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026

3. Membasmi Gulma dengan Air Panas

Air rebusan yang masih panas bisa digunakan untuk membasmi gulma. Suhu tinggi membuat gulma layu dan mati.

Metode ini hanya untuk area yang tidak ditanami, seperti celah jalan. Hindari menuangkannya di sekitar tanaman utama karena dapat merusak akar dan mikroorganisme tanah.

Cara Berkelanjutan di Rumah

Menggunakan kembali air rebusan sayur membantu menghemat air. Daripada dibuang, air bisa dipakai untuk menyiram tanaman hias atau kebun.

Caranya mudah: diamkan air hingga dingin, lalu siram seperti biasa. Jangan menuang air panas langsung ke tanaman karena dapat merusak akar.

>>> Profil Patryk Klimala, Striker Polandia yang Bantah Rumor ke Persib

Kebiasaan ini juga mengurangi limbah dapur dan memberi nilai tambah pada sisa proses memasak.