Daun kelor dikenal memiliki segudang khasiat untuk kesehatan. Salah satu cara mengonsumsinya adalah dengan merebusnya menjadi teh.

Kelor kaya akan senyawa antioksidan dan anti-inflamasi.

>>> Scaloni Ungkap Alasan Menangis usai Laga Dramatis Argentina vs Mesir

Daun ini juga mengandung vitamin A, B1, B2, B3, C, serta mineral seperti kalsium, potasium, zat besi, magnesium, dan fosfor.

Manfaat Air Rebusan Daun Kelor

Berikut lima manfaat air rebusan daun kelor yang didukung penelitian, seperti dikutip dari WebMD.

1. Meningkatkan kesehatan jantung.

Studi pada hewan menunjukkan ekstrak kelor dapat meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, dan mengurangi pembentukan plak di pembuluh darah.

2. Mengelola diabetes.

Air rebusan daun kelor membantu mengontrol kadar gula darah. Namun, hasil ini lebih banyak terlihat pada studi hewan, sedangkan pada manusia hasilnya belum konsisten.

3. Membantu pengobatan kanker.

Penelitian laboratorium menemukan daun kelor dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker pankreas dan meningkatkan efek kemoterapi. Efek ini masih perlu validasi lebih lanjut pada manusia.

4. Meningkatkan kesehatan otak.

>>> Utang Nenek di Bank Jombang Bengkak dari Rp25,5 Juta Jadi Rp140 Juta

Ekstrak daun kelor memberikan efek positif pada kimia otak dalam studi hewan, mendorong penelitian lebih lanjut untuk penyakit Alzheimer.

5. Mencegah penyakit kronis.

Daun kelor mengandung polifenol, tanin, saponin, dan senyawa lain yang dapat membantu mencegah penyakit kronis.

Efek Samping yang Perlu Diwaspadai

Meski aman dalam batas wajar, konsumsi daun kelor perlu diperhatikan karena beberapa potensi efek samping.

Pertama, interaksi obat. Kelor dapat menurunkan efektivitas obat diabetes dan meningkatkan efek samping obat lain.

Konsultasi dengan dokter dianjurkan.

Kedua, efek pada kehamilan. Studi hewan menunjukkan daun kelor dapat menghambat reproduksi, dan kulit pohon kelor dikaitkan dengan risiko keguguran.

Ibu hamil disarankan berhati-hati meski teh kelor tidak dibuat dari kulit pohon.

Ketiga, interaksi dengan kemoterapi.

>>> Samsung Kalahkan Nvidia, Jadi Perusahaan Paling Untung di Dunia

Meski daun kelor dapat meningkatkan efek obat kemoterapi, pasien kemoterapi sebaiknya tidak menggunakan produk herbal tanpa konsultasi dokter.