VinFast meluncurkan mobil listrik termurahnya, VF2, pada Minggu (5/7) di Vietnam.

City car empat penumpang ini dibanderol 188 juta dong atau sekitar Rp128,78 juta (kurs Rp0,685) sudah termasuk baterai.

>>> Pria Ditemukan Meninggal Tergantung di Ventilasi Toilet Pasar Basah Marakash, Polisi Selidiki Identitas Korban

VF2 mulai dijual pada 15 Juli 2026. Namun, belum ada kepastian apakah model ini akan dipasarkan di Indonesia.

Jika masuk Indonesia, VF2 akan bersaing langsung dengan Wuling Air EV yang saat ini dijual mulai Rp214 juta untuk varian terendah.

Strategi VinFast dan Kondisi Pasar Vietnam

Menurut VinFast, VF2 merupakan langkah strategis untuk mempopulerkan kepemilikan mobil di Vietnam. Harganya sekitar 20 persen lebih murah dari model termurah VinFast sebelumnya, Minio Green.

Kepemilikan mobil di Vietnam masih rendah, dengan hanya sekitar 68 mobil per 1.000 penduduk.

Sebagai perbandingan, Indonesia memiliki 99 mobil per 1.000 penduduk, Thailand 275, dan Malaysia 490.

Hanya sekitar 9 persen rumah tangga Vietnam yang memiliki mobil, sementara sepeda motor masih mendominasi.

Peluncuran VF2 bertepatan dengan pengetatan kebijakan lingkungan di Vietnam.

Hanoi baru saja memulai uji coba pembatasan sepeda motor berbahan bakar bensin, sebagai langkah awal menuju larangan kendaraan beremisi tinggi di pusat kota.

Perbandingan Spesifikasi VF2 dan Wuling Air EV

VF2 mengusung baterai 18,3 kWh yang menyalurkan tenaga ke motor listrik belakang berdaya 41 PS (30 kW) dan torsi 65 Nm.

>>> Profil Lauren Bennett, Penyanyi Party Rock Anthem yang Meninggal Dunia di Usia 36 Tahun

Kecepatan maksimumnya 80 km per jam dengan jarak tempuh hingga 210 km berdasarkan standar NEDC.