Salah satu keunggulan VF2 adalah dukungan pengisian cepat arus searah (DC) hingga 24 kW. Baterai dapat diisi dari 10 ke 70 persen dalam waktu sekitar 34 menit.

Sebagai pembanding, Wuling Air EV menggunakan baterai LFP berkapasitas 17,3 kWh untuk varian 200 km dan 26,7 kWh untuk varian 300 km.

Motor listriknya menghasilkan daya 30 kW dan torsi 110 Nm.

Kekurangan Air EV adalah hanya bisa diisi daya menggunakan arus AC, tanpa dukungan pengisian cepat DC.

Dari segi dimensi, VF2 memiliki panjang 3.090 mm, lebar 1.496 mm, tinggi 1.663 mm, dan jarak sumbu roda 2.065 mm.

Sementara Air EV berukuran 2.974 mm x 1.505 mm x 1.631 mm dengan jarak sumbu roda 2.010 mm.

Fitur keselamatan VF2 mencakup satu airbag pengemudi, ABS, traction control, dan EBD, yang serupa dengan varian termurah Air EV, Lite.

VF2 dijadwalkan mulai dikirim ke konsumen pada September 2026.

>>> YouTuber Febrian Paundra Rutin Bantu Anak Yatim, Tiga Hari Sebelum Kecelakaan Sempat Lunasi Kontrakan Sanggar

VinFast juga menawarkan pengisian daya gratis bagi pemilik VF2 hingga Februari 2029, dengan batas 10 sesi per bulan.