Banyak orang mengira olahraga harus dilakukan dalam waktu lama dan intensitas tinggi. Namun, penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa aktivitas fisik singkat pun memberikan manfaat besar.

Studi mengungkap bahwa menambahkan gerakan hanya lima menit per hari dapat membantu meningkatkan kesehatan dan memperpanjang harapan hidup.

>>> Max Holloway Hadapi Conor McGregor di Rematch Kelas Welter UFC 329

Aktivitas intensitas sedang seperti berjalan cepat, bersepeda, atau naik tangga selama lima menit diperkirakan mampu mencegah sekitar satu dari sepuluh kasus kematian dini.

Manfaat Olahraga Singkat bagi Kesehatan

Nicole Logan, dosen ilmu kinesiologi dari University of Rhode Island, menyatakan bahwa aktivitas fisik berperan penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental.

"Aktivitas fisik sangat bermanfaat untuk membantu mencegah tingkat stres dan burnout yang tinggi," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kekuatan otot, fungsi fisik, kualitas otot, dan kepadatan tulang merupakan indikator penting yang berkaitan dengan umur panjang.

Semua itu bisa didapat dengan olahraga rutin.

Penelitian ini menganalisis data sekitar 150.000 orang dewasa. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan kecil dalam aktivitas fisik harian memiliki manfaat jangka panjang bagi tubuh.

Meski demikian, para peneliti tetap mengingatkan bahwa orang dewasa dianjurkan memenuhi rekomendasi WHO, yaitu olahraga intensitas sedang minimal 150 menit per minggu.

>>> Swiss Kalahkan Kolombia, Lolos ke Perempat Final Piala Dunia

Namun, bagi yang kesulitan pergi ke gym, memperbanyak gerakan dalam aktivitas sehari-hari tetap bermanfaat.

Studi juga menemukan bahwa mengurangi waktu duduk selama 30 menit setiap hari dapat menurunkan risiko kematian dini hingga 7 persen.

Penulis utama penelitian, Ulf Ekelund, menekankan pentingnya konsistensi. "Mulailah secara perlahan, lalu tingkatkan durasinya sedikit demi sedikit," katanya.

Salah satu cara termudah adalah berjalan kaki.

Sebuah studi menyebutkan bahwa berjalan sekitar 2.517 hingga 2.735 langkah per hari sudah dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 11 persen.

Selain jalan kaki, disarankan juga mengikuti kelas menari atau latihan HIIT.

Jenis olahraga ini diketahui mampu membantu mengontrol gula darah, menjaga tekanan darah, dan mengurangi lemak tubuh.

>>> MLBB Gebrak Games of the Future 2026, Siap Jadi Ajang Esports Akbar!

Bahkan saat menunggu air mendidih atau menonton televisi, aktivitas sederhana seperti squat, leg kick, atau push-up bisa menjadi cara mudah untuk menambah gerakan harian.