Bupati Kuansing Diduga Pungut Uang dari 914 Petani untuk Izin Hutan 1.828 Hektare
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif, Suhardiman Amby, mengumpulkan uang dari ratusan petani terkait pengurusan pelepasan izin kawasan hutan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, Suhardiman diduga meminta sejumlah uang dari 914 anggota Koperasi Unit Desa (KUD) untuk mengurus izin pelepasan kawasan hutan seluas sekitar 1.828 hektare.
>>> Kekalahan AS di Piala Dunia Picu Kemarahan Suporter ke Trump
"Diduga bahwa Bupati ini mengumpulkan sejumlah uang dari 914 anggota KUD untuk pengurusan pelepasan izin kawasan hutan.
Keterangan awal yang kami dapatkan seluas 1.828 hektare," ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa.
KPK juga menduga uang yang terkumpul dari para petani kemudian ditukarkan ke dalam mata uang dolar Singapura.
"Uang-uang yang dikumpulkan kemudian diduga dikonversi dalam bentuk dolar Singapura," kata Budi.
Penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti tambahan, termasuk menelusuri mekanisme pengumpulan dana dari para petani kepada Suhardiman.
Kronologi Kasus
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kabupaten Kuantan Singingi dan Jakarta pada 29 Juni 2026.
Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan 10 orang.
Sehari setelah OTT, Suhardiman Amby bersama Sekretaris Daerah Kuantan Singingi, Zulkarnain, menyerahkan diri ke KPK pada 30 Juni 2026.
>>> Jokowi Masih Punya Jalan untuk Penjarakan Roy Suryo, Praperadilan Bukan Akhir Kasus Ijazah
Pada 1 Juli 2026, KPK menetapkan Suhardiman, Zulkarnain, dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant, Ardiles, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
Selain perkara suap, penyidik juga mengusut dugaan penerimaan gratifikasi oleh Suhardiman yang berkaitan dengan pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas.
Update Terbaru
Super Pocket Edisi Activision Hadirkan 34 Game Klasik, Termasuk Pitfall dan Imagic
Rabu / 08-07-2026, 02:35 WIB
Ramalan Iwata 2009: 20 Tahun Lagi Game Digital Dominan, Kini Hampir Terbukti
Rabu / 08-07-2026, 02:35 WIB
Kadokawa Editor-in-Chief Ungkap Rahasia Sukses Membuat Manga
Rabu / 08-07-2026, 02:33 WIB
Prince Harry Kalah Gugatan Hukum terhadap Associated Newspapers
Rabu / 08-07-2026, 02:33 WIB
Nigel Farage Mundur dari Clacton, Picu Pemilu Kecil di Tengah Sorotan Keuangan
Rabu / 08-07-2026, 02:28 WIB
Toyota Pindahkan Produksi Tacoma dari Meksiko ke Texas
Rabu / 08-07-2026, 02:28 WIB
Daftar 7 Tim Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026
Rabu / 08-07-2026, 02:28 WIB
Rekor Buruk Messi: Gagal 2 Kali Penalti di Satu Edisi Piala Dunia
Rabu / 08-07-2026, 02:23 WIB
Netflix Gandeng Billboard, Hadirkan Serial Video Musik Mulai 3 Agustus
Rabu / 08-07-2026, 02:23 WIB
Netflix Minta Ganti Rugi Hukum Hampir $3 Juta, Tuduh Penggugat Tak Punya Hak Paten
Rabu / 08-07-2026, 02:23 WIB
Daftar 7 Tim yang Tersingkir di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 08-07-2026, 02:22 WIB
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Messi Kembali Puncaki Daftar
Rabu / 08-07-2026, 02:21 WIB
Penyakit Jantung Bisa Terlihat dari Kuku, Ini Ciri-cirinya!
Rabu / 08-07-2026, 02:21 WIB
Kreator Bayonetta Sebut Keberanian Capcom Ambil Risiko dengan IP Baru Jadi Kunci Sukses
Rabu / 08-07-2026, 02:21 WIB







