Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan bahwa rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sempat tidak ditindaklanjuti.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan rekomendasi itu diterima pada 17 Maret 2026. Saat itu, BGN masih dipimpin oleh Dadan Hindayana.

>>> Dokumenter Baru TG4 Angkat Kisah John Barry, 'Bapak Angkatan Laut AS' Asal Irlandia

"Pada tanggal 17 Maret 2026, KPK sudah memberikan hasil kajian. Waktu itu masih masa pemerintahan pimpinan yang lalu, ya, karena 17 Maret 2026.

Pada saat 2 Juni 2026, kami datang, itu kami lihat ternyata hasil kajian tersebut belum mendapat tanggapan," ujar Agustina di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (7/7/2026).

Agustina menjelaskan rekomendasi tersebut baru mulai ditindaklanjuti setelah terjadi pergantian pimpinan di BGN.

Langkah itu dilakukan usai Dadan Hindayana bersama dua wakilnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola MBG.

"Kami pelajari semua, ada 10 temuan, kami pelajari satu per satu.

Lalu sebagaimana yang seharusnya, ada temuan dari BPK, dari BPKP, seharusnya setiap instansi pemerintah yang mendapat rekomendasi harus melakukan rencana tindaknya untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut," katanya.

>>> PM Carney Isi Empat Kursi Senat, Akhiri Kebijakan Nonpartisan

BGN kemudian membentuk tim dan mendiskusikan 10 temuan tersebut. Mereka juga menyusun rencana tindak lanjut.

Dalam audiensi dengan pimpinan KPK, BGN memaparkan perkembangan pelaksanaan rekomendasi. Agustina menegaskan KPK tidak hanya akan menilai dokumen, tetapi juga implementasi di lapangan.

"Tentu saja kami percaya bahwa KPK tidak akan selesai begitu saja pada dokumen yang kami serahkan.

Tetapi mereka ingin melihat lebih konkret pada apa yang dilakukan oleh kami nantinya. Tidak semata-mata pada apa yang tertulis, tetapi pada apa yang nanti akan kami lakukan," tuturnya.

Agustina menyebut sejumlah perbaikan mulai dilakukan, termasuk pembenahan data dan mekanisme pembayaran untuk mencegah potensi kebocoran dalam pelaksanaan program MBG.

"Jadi di antara 10 itu, antara lain misalnya soal data, itu sekarang sedang kami lakukan perbaikan. Lalu juga perbaikan tentang mekanisme pembayaran.

>>> Nothing Phone 4b Resmi Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 4 dan Baterai Paling Awet

Nah ini kebetulan kami sama-sama dari STAN juga nih, tadi diskusi hangat soal itu. Bagaimana caranya untuk memperbaiki, bagaimana caranya mencegah kebocoran-kebocoran yang selama ini terjadi," ujarnya.