Perdana Menteri Mark Carney mengisi empat kursi kosong di Senat Kanada pada Selasa, 7 Juli 2026. Langkah ini sekaligus membalikkan kebijakan sepuluh tahun yang melarang penunjukan partisan.

Empat orang yang ditunjuk adalah sekretaris utama Carney, Tom Pitfield, dan anggota parlemen Konservatif Quebec Richard Martel.

>>> Nothing Phone 4b Resmi Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 4 dan Baterai Paling Awet

Dua lainnya adalah peneliti kanker New Brunswick Dr. Rodney Ouellette serta eksekutif perusahaan Manitoba Geeta Tucker.

Mereka diharapkan duduk sebagai senator independen.

Martel langsung mengundurkan diri dari kursi DPR untuk Chicoutimi–Le Fjord pada Selasa pagi, meninggalkan daerah pemilihan yang kompetitif setelah empat anggota parlemen Konservatif lainnya baru-baru ini pindah ke Partai Liberal.

Kantor Perdana Menteri mengumumkan bahwa dewan penasihat independen tetap ada, namun pemerintah memperluas kriteria seleksi untuk menargetkan keahlian spesifik.

Aturan nonpartisan yang diterapkan Justin Trudeau pada 2015 dihapuskan.

"Keputusan ini mengakui kontribusi berharga dari warga Kanada yang telah memilih untuk bertugas di jabatan terpilih atau peran partisan lainnya, termasuk pengetahuan tentang proses pemerintahan dan legislatif, yang akan berkontribusi pada Senat yang lebih kuat dan efektif," demikian pernyataan resmi.

Carney membela perubahan proses nominasi sebagai langkah penting untuk melindungi integritas dan fungsionalitas lembaga legislatif ke depan.

>>> Potensi Besar Industri Kopi Indonesia, dari Produksi hingga Ekspor yang Terus Meningkat

"Sejak Konfederasi, Senat telah menjadi pilar independen Parlemen kami – sarana vital yang memungkinkan warga Kanada dari seluruh wilayah mengawasi, memperdebatkan, dan mengesahkan undang-undang dengan tujuan memperbaiki bangsa kami," kata Perdana Menteri Mark Carney.

Carney menekankan bahwa kerangka penunjukan yang diperbarui memastikan majelis tinggi mempertahankan perspektif profesional yang beragam untuk menangani tuntutan legislatif modern.