Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) merilis rekaman yang diklaim sebagai serangan rudal dan drone ke fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain.

Rekaman tersebut dirilis pada Minggu (28/6).

>>> Ukraina Bombardir Dua Kilang Minyak Rusia dengan Serangan Drone

IRGC menyebut serangan itu sebagai balasan atas serangan AS terhadap Iran yang melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Militer Kuwait menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat rudal yang masuk.

>>> Pesilat Sumsel Berharap Piala Presiden Berlanjut demi Masuk SMA Favorit

Sementara itu, sirene serangan udara dua kali berbunyi di Bahrain.

>>> Bocoran Harga PS6: Konsol Sony Bisa Tembus Rp15 Juta Akibat Biaya Produksi Melonjak

IRGC juga memperingatkan setiap agresi lanjutan terhadap Iran akan dibalas dengan respons yang mereka sebut "menghancurkan".