Aplikasi Android bernama Celestial Navigation 360 (CelNav 360) telah mengubah cara saya memandang langit malam.

Aplikasi ini mengajarkan saya navigasi langit, sebuah keterampilan yang digunakan pelaut zaman dulu untuk menyeberangi lautan.

>>> Microsoft Tegaskan WSL 3 Tidak Pernah Ada, WSL Containers Segera Hadir di Windows 11

Berbeda dengan aplikasi peta biasa atau aplikasi identifikasi bintang seperti Stellarium, CelNav 360 menampilkan peta langit langsung berdasarkan posisi pengguna.

Aplikasi ini menunjukkan matahari, bulan, planet, dan bintang dengan data azimuth dan altitude dalam derajat.

Fitur unggulan termasuk almanak 58 bintang navigasi, kalkulator Lunar UT, dan integrasi Google Maps. Saya menghabiskan lebih dari satu jam mempelajari istilah-istilah dengan bantuan Gemini dari Google.

Belajar Konsep Dasar Navigasi Langit

Saya belajar bahwa langit adalah bola imajiner raksasa yang mengelilingi Bumi. Setiap bintang memiliki titik di bawahnya di planet ini yang disebut posisi geografis.

Aplikasi ini melakukan perhitungan secara otomatis, sehingga saya hanya perlu memasukkan pengukuran dengan akurat. Saya terkesan karena navigasi manual adalah standar hingga GPS tersedia luas pada 1990-an.

Sebagai gambaran, tim USS Essex (LHD 2) membutuhkan empat jam perhitungan harian dalam perjalanan 1.800 mil laut selama lima hari pada tahun 2022.

Menyesuaikan Posisi dan Menggunakan Sextant Digital

CelNav 360 memerlukan izin lokasi, tetapi akurasinya tidak selalu tepat. Awalnya aplikasi mengira saya berada di Inggris Tengah padahal saya di Nigeria.

Saya memperbaikinya dengan memasukkan koordinat GPS dalam format derajat dan menit. Aplikasi tidak menerima format desimal, jadi saya menggunakan Gemini untuk mengonversinya.

>>> Joe Biden Sebut Trump 'Pecundang' di Balik Kolam Refleksi Gedung Putih