Pengguna Android diminta untuk segera memeriksa kembali daftar aplikasi yang terpasang di ponsel mereka.

Langkah ini diperlukan karena sejumlah aplikasi yang tampak normal diduga kuat menjalankan aktivitas berbahaya secara tersembunyi di latar belakang.

>>> Bigetron by Vitality Juara MPL ID S17, Akhiri Dominasi ONIC

Fenomena ini terungkap setelah peneliti keamanan mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan, seperti penipuan iklan, pendaftaran layanan berbayar sepihak, hingga penyalahgunaan data pribadi.

Beberapa dari aplikasi tersebut bahkan sempat lolos di Google Play Store dan telah diunduh oleh jutaan pengguna.

Modus Operandi Aplikasi Berbahaya

Modus operandi yang diterapkan oleh pembuat aplikasi ini tergolong sederhana namun mengecoh.

Aplikasi tersebut menyamar sebagai utilitas yang tampak bermanfaat, termasuk pemindai dokumen, pengunci aplikasi, wallpaper, atau alat bantu sederhana lainnya.

Setelah terpasang di ponsel, barulah program tersebut mengeksekusi aktivitas rahasia tanpa disadari oleh pemilik perangkat.

Dalam temuan peneliti keamanan, terdapat malware bernama Joker yang dikategorikan sebagai fleeceware.

Jenis malware ini bekerja dengan cara membebankan biaya langganan yang sangat mahal kepada pengguna untuk layanan yang sebenarnya minim fungsi.

Daftar Aplikasi yang Harus Dihapus

Berikut adalah beberapa aplikasi yang telah teridentifikasi memiliki perilaku berbahaya dan harus segera dihapus secara manual: Safety AppLock, Convenient Scanner 2, Push Message - Texting & SMS, Emoji Wallpaper, Separate Doc Scanner, dan Fingertip GameBox.

>>> NTT DATA dan Google Cloud Perluas Kolaborasi untuk Agentic AI

Meskipun Google telah memblokir aplikasi tersebut dari Google Play Store, pengguna yang sudah telanjur mengunduh wajib menghapusnya sendiri.

Proses penghapusan dari toko aplikasi resmi tidak secara otomatis melenyapkan aplikasi berbahaya tersebut dari sistem ponsel pengguna.