Kontingen pencak silat Sumatra Selatan (Sumsel) berharap Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Presiden dapat kembali digelar pada tahun depan.

Harapan itu muncul setelah rombongan asal Bumi Sriwijaya sukses meraih pengalaman berharga selama turnamen berlangsung.

>>> Bocoran Harga PS6: Konsol Sony Bisa Tembus Rp15 Juta Akibat Biaya Produksi Melonjak

Rombongan Perisai Diri Palembang yang membawa 24 orang, termasuk atlet, orang tua, dan pendamping, rela menempuh perjalanan darat panjang demi bisa berkompetisi di Jakarta.

Ajang yang diinisiasi CNN Indonesia bersama PB IPSI ini digelar pada 25-28 Juni 2026 di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur.

Hari terakhir fokus merampungkan seluruh pertandingan kelas pemasalan.

"Kami dari Palembang pergi hari Selasa naik bus dan mobil secara mandiri.

Berharap tahun depan dan seterusnya turnamen ini ada lagi, pasti ikut lagi," ujar atlet remaja Palembang, Khayla Duwita Putri.

>>> Lenovo Peringatkan Harga RAM Tinggi Jadi 'Normal Baru', Tak Akan Kembali ke Level 2025

Kejuaraan Piala Presiden 2026 merupakan edisi perdana. Sebelumnya, kolaborasi serupa sukses memperebutkan Piala Menpora tahun lalu yang juga diikuti sebagian anggota rombongan Sumsel.

Sertifikat Jadi Modal Masuk SMA Favorit

Bagi pesilat muda luar daerah, turnamen nasional menjadi momentum besar mengumpulkan portofolio prestasi. Sertifikat resmi berskala nasional dari Piala Presiden sangat bernilai untuk melanjutkan pendidikan.

"Sertifikatnya sangat berguna untuk modal masuk SMA favorit di Palembang melalui jalur prestasi, seperti SMAN 1, SMAN 3, atau Jubel (SMA 17)," kata Khayla.

Turnamen tahun ini diikuti sekitar 2.000 pesilat dari berbagai wilayah. Kompetisi mempertandingkan kategori tanding dan seni untuk usia SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Atlet putri Sumsel lainnya, Aulia Senja, menceritakan ketatnya persaingan di kategori seni tangan kosong. Latihan keras setiap hari hingga akhir pekan terbayar dengan atmosfer kompetitif.

>>> Karyawan Klaim Star Wars Eclipse Tidak Bisa Selesai Akibat Rencana PHK Quantic Dream

"Latihannya tiap hari sampai hari Minggu. Kalau ada event lagi tahun depan, tentu kami mau ikut lagi ke Jakarta," pungkas Aulia.