Bocoran Harga PS6: Konsol Sony Bisa Tembus Rp15 Juta Akibat Biaya Produksi Melonjak
PlayStation 6 (PS6) berpotensi menjadi konsol termahal yang pernah dirilis Sony jika bocoran biaya produksi terbaru terbukti akurat.
Insider hardware Kepler_L2 melaporkan bahwa biaya pembuatan konsol generasi berikutnya ini melonjak drastis dalam beberapa bulan terakhir, mendorong harga ritel melampaui angka $1.000.
>>> Lenovo Peringatkan Harga RAM Tinggi Jadi 'Normal Baru', Tak Akan Kembali ke Level 2025
Biaya Produksi PS6 Melonjak Sekitar $200
Menurut Kepler_L2, perkiraan bill of materials (BOM) PS6 naik dari sekitar $760 awal tahun ini menjadi sekitar $900 per unit.
BOM mencakup biaya komponen sebelum biaya perakitan, pengiriman, distribusi, pemasaran, margin pengecer, dan pajak daerah ditambahkan.
Kepler_L2 memperkirakan Sony bisa menjual konsol dengan kerugian besar atau menetapkan harga di atas $1.000, bahkan mendekati $1.200 jika kondisi pasar saat ini bertahan.
Sony memang kerap mensubsidi peluncuran konsol untuk membangun basis pengguna, tetapi kenaikan biaya produksi yang tajam bisa membuat strategi itu sulit diterapkan pada PS6.
Kenaikan Harga RAM Jadi Tantangan Terbesar
Salah satu faktor utama yang mempengaruhi harga konsol adalah kenaikan biaya memori. Sony sebelumnya mengakui sedang memantau pasar RAM global sambil mengevaluasi harga dan rencana peluncuran.
PS6 belum diumumkan secara resmi, tetapi laporan menyebut konsol ini ditargetkan rilis sekitar tahun 2027, meski jadwal bisa berubah tergantung kondisi rantai pasok.
Jika harga memori terus naik, Sony mungkin harus mengambil keputusan sulit terkait spesifikasi, waktu peluncuran, atau harga ritel.
>>> Karyawan Klaim Star Wars Eclipse Tidak Bisa Selesai Akibat Rencana PHK Quantic Dream
Kenaikan harga di industri game secara umum menambah kredibilitas bocoran ini.
Sony telah menaikkan harga PS5 di beberapa pasar pada 2026, dengan PS5 standar sekitar $649,99, PS5 Digital Edition $599,99, dan PS5 Pro hampir $900.
Update Terbaru
Kepmenko PMK Nomor 20 Tahun 2026 Jadi Pedoman Penataan Hulu DAS Ciliwung
Minggu / 28-06-2026, 20:49 WIB
Vertu Alphafold: Ponsel Lipat Rp 110 Juta yang Sulit Dibedakan dari Pesaing
Minggu / 28-06-2026, 20:49 WIB
Aplikasi Android Ini Mengajarkan Saya Navigasi Langit, Mengubah Cara Saya Melihat Malam
Minggu / 28-06-2026, 20:49 WIB
Microsoft Tegaskan WSL 3 Tidak Pernah Ada, WSL Containers Segera Hadir di Windows 11
Minggu / 28-06-2026, 20:49 WIB
Joe Biden Sebut Trump 'Pecundang' di Balik Kolam Refleksi Gedung Putih
Minggu / 28-06-2026, 20:47 WIB
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
Minggu / 28-06-2026, 20:47 WIB
X-59 NASA Berhasil Tembus Kecepatan Suara Tanpa Sonic Boom, Buka Jalan Penerbangan Supersonik Sipil
Minggu / 28-06-2026, 20:47 WIB
Aljazair vs Austria Imbang, Iran Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 20:43 WIB
Nicola Peltz Hengkang dari Yayasan Anjing, Sempat Minta Dukungan Victoria Beckham
Minggu / 28-06-2026, 20:43 WIB
Ibu Lima Anak Sering Dikritik, Suami Dipuji Jadi 'Super Dad'
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB
Hasil MotoGP Belanda: Ogura Juara, Bezzecchi Crash
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB
Prabowo Bentuk Satgas Baru Berisi Guru Besar dan Akademisi, Ini Tugasnya
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB
Polisi Bebaskan 14 Massa Aksi Surabaya, 4 Orang Ditetapkan Tersangka
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB
Pabrik Jepang Batal Pindah ke Vietnam, PHK Massal Diredam hingga 2030
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB






