Sony Interactive Entertainment kembali menegaskan komitmennya terhadap game live service meskipun hasil yang beragam dalam beberapa tahun terakhir.

PlayStation CEO Hideaki Nishino mengatakan bahwa Sony masih percaya game live service memainkan peran penting dalam strategi jangka panjang perusahaan.

in1

>>> 5 Warna Lipstik yang Cocok untuk Wanita Usia 55 Tahun, Tampilan Lebih Fresh dan Anggun

Pernyataan ini disampaikan Nishino dalam wawancara dengan Famitsu, di mana ia membahas rencana Sony untuk judul live service, pendekatan terhadap rilis PC, dan keseimbangan antara game multipemain dan single-player.

Game Live Service Tetap Prioritas Global

Nishino menjelaskan bahwa Sony melihat peluang besar di genre live service, terlepas dari kegagalan Concord dan kesuksesan Helldivers 2.

“Kami percaya bahwa game live service adalah konten yang menarik pengguna di tingkat global, jadi kami ingin terus merangsang pasar melalui konten first-party dan third-party,” ujarnya.

Strategi Sony tidak hanya meluncurkan game multipemain baru, tetapi juga menjaga game live service yang sudah ada tetap aktif melalui dukungan berkelanjutan dan inisiatif promosi.

Sebagai contoh, Nishino menyebut kampanye Harakami di mana pemilik PS5 baru mendapat diskon 10% untuk mata uang dalam game.

Sony juga menyiapkan judul live service baru, MARVEL Tōkon: Fighting Souls, yang diharapkan dapat diterima pemain setelah dirilis tahun ini.

Dukungan Berkelanjutan Jadi Kunci

Nishino menekankan bahwa mempertahankan game live service yang sukses membutuhkan komitmen jangka panjang, bukan sekadar peluncuran yang sukses.

“Untuk game live service, sangat penting untuk terus memberikan sesuatu.

>>> Dari Sekolah di Perbatasan, Inovasi Kulit Pisang Tembus Kancah Global

Genre ini relatif baru, dan banyak orang telah mencoba berbagai hal, jadi kami ingin terus mengambil tantangan dalam konteks itu,” katanya.