Dari Sekolah di Perbatasan, Inovasi Kulit Pisang Tembus Kancah Global
Sebuah inovasi sederhana dari sekolah di perbatasan Indonesia dan Timor Leste berhasil membawa nama Indonesia ke kancah global.
SMP IL Kapten Fatubaa, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, menciptakan Huka Upcycling Project (HUP) yang mengolah limbah kulit pisang menjadi produk bernilai guna.
>>> 5 Rangkaian Skincare Harian untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
Alih-alih menjadi sampah, kulit pisang diolah menjadi es krim, pupuk kompos organik, dan pupuk cair.
Program ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga mengintegrasikan sains, kewirausahaan, dan kepedulian lingkungan dalam pembelajaran.
Antonius Kapitan, perwakilan guru SMP IL Kapten Fatubaa, mengatakan bahwa limbah kulit pisang tidak hanya didaur ulang menjadi produk ekonomis, tetapi juga menjadi simbol harapan dan cara pandang baru bahwa setiap tantangan adalah peluang untuk berinovasi.
Manfaat proyek ini dirasakan luas.
Pupuk yang dihasilkan membantu petani lokal, sementara kegiatan pengolahan limbah membangun kesadaran siswa akan pentingnya lingkungan dan ekonomi sirkular.
Hingga kini, lebih dari seribu penerima manfaat telah merasakan dampak positifnya, termasuk pelajar di Timor Leste.
>>> Rekomendasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte Tahan 20 Jam, Makan Ayam Geprek Tetap On
Keberhasilan ini mengantarkan SMP IL Kapten Fatubaa meraih juara pertama tingkat SMP dalam kompetisi AIA Healthiest Schools 2026.
Sekolah ini akan mewakili Indonesia pada kompetisi tingkat regional di Bangkok, Thailand, pada Juli mendatang.
Head of Corporate Communication AIA, Lia Merdekawaty, menyatakan bahwa setiap sekolah berpotensi menjadi agen perubahan.
Melalui AIA Healthiest Schools, inovasi dari lingkungan sekolah diharapkan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan serta menciptakan dampak positif berkelanjutan.
Kisah Huka Upcycling Project membuktikan bahwa inovasi tidak selalu lahir dari tempat dengan sumber daya melimpah.
>>> 7 Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!
Perubahan besar bisa dimulai dari persoalan sederhana, keberanian melihat peluang, dan keyakinan bahwa setiap tantangan dapat diubah menjadi harapan baru.
Update Terbaru
CBP Disinyalir Menumpuk, Pengamat Sebut Dilema Distribusi Bulog
Minggu / 28-06-2026, 00:12 WIB
OpenAI Tunda IPO hingga 2027, Anthropic Berpeluang Salip Lebih Dulu
Minggu / 28-06-2026, 00:12 WIB
J.D. Vance Tetap Bersikukuh Pemilu 2020 Dicurangi, Bill Maher Kecewa
Minggu / 28-06-2026, 00:02 WIB
North West Tampil dengan Piercing Bibir Baru di Paris Fashion Week
Minggu / 28-06-2026, 00:02 WIB
Hasil AVC Cup: Indonesia Cetak Sejarah Lolos ke Final usai Hajar India
Minggu / 28-06-2026, 00:01 WIB
Prediksi RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Laga Penentu
Minggu / 28-06-2026, 00:01 WIB
181 Calon Mahasiswa Jalur SNBP Unhas Mundur, Tak Daftar Ulang
Minggu / 28-06-2026, 00:01 WIB
Prediksi Yordania vs Argentina di Piala Dunia 2026: Messi Cadangan, Argentina Tetap Unggul
Minggu / 28-06-2026, 00:01 WIB
Mantan Lead Skyrim Peringatkan Xbox agar Tidak Terburu-buru Rilis Elder Scrolls dan Fallout
Minggu / 28-06-2026, 00:01 WIB
Dead or Alive 6: Last Round Dikecam Pemain Steam karena DLC Mahal dan Fitur Kurang
Minggu / 28-06-2026, 00:01 WIB
Nintendo Pastikan Splatoon Raiders Atasi Masalah Komunikasi Online Splatoon 3
Minggu / 28-06-2026, 00:00 WIB
3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
Sabtu / 27-06-2026, 23:56 WIB
4 Rekomendasi Lipstik Tahan 16 Jam yang Dijual di Alfamart
Sabtu / 27-06-2026, 23:56 WIB
8 Rekomendasi Cushion BPOM Terbaik untuk Riasan Sehari-hari
Sabtu / 27-06-2026, 23:56 WIB






