Pasar memori global mungkin telah memasuki era baru dengan harga yang secara permanen lebih tinggi, menurut Lenovo.

Dalam presentasi di ISC 2026 di Jerman, perusahaan memperingatkan bahwa biaya DRAM dan NAND tidak mungkin kembali ke level rendah yang terlihat pada 2025, bahkan setelah ekspansi manufaktur besar dimulai akhir dekade ini.

>>> Karyawan Klaim Star Wars Eclipse Tidak Bisa Selesai Akibat Rencana PHK Quantic Dream

Komentar ini muncul saat konsumen terus melihat harga lebih tinggi untuk konsol game, PC, SSD, dan perangkat keras perusahaan.

Dengan infrastruktur AI mendorong permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memori berkinerja tinggi, para pemimpin industri semakin percaya bahwa kenaikan biaya komponen akan tetap menjadi tantangan yang menentukan selama bertahun-tahun.

Lenovo Prediksi Pergeseran Jangka Panjang dalam Harga Memori

Berbicara di ISC 2026, Lenovo memaparkan pandangannya tentang industri memori, menjelaskan bahwa tren harga saat ini bukan fluktuasi jangka pendek, melainkan bagian dari transisi pasar yang lebih luas.

Seorang perwakilan Lenovo menyatakan bahwa harga memori "tidak akan pernah" kembali ke level tahun lalu.

Meskipun pernyataan itu dibuat sambil tertawa dan dimaksudkan sebagai hiperbola, perusahaan mengklarifikasi bahwa pasar bisa tetap jauh lebih mahal setidaknya selama lima tahun ke depan.

Menurut Lenovo, bahkan ketika fasilitas manufaktur baru mulai meningkatkan produksi global sekitar tahun 2028, industri diperkirakan akan menetap ke "normal baru" di mana harga DRAM dan NAND tetap jauh di atas level 2024 dan 2025.

Pandangan perusahaan menunjukkan bahwa pembeli seharusnya tidak lagi mengharapkan penurunan harga siklus dramatis yang secara historis menjadi ciri industri memori.