Lenovo Peringatkan Harga RAM Tinggi Jadi 'Normal Baru', Tak Akan Kembali ke Level 2025
Pusat Data AI Dorong Permintaan Belum Pernah Terjadi
Alasan terbesar di balik kenaikan harga yang berkelanjutan adalah ekspansi pesat infrastruktur kecerdasan buatan.
Penyedia cloud skala besar dan perusahaan AI membeli DRAM dan memori bandwidth tinggi dalam jumlah besar bertahun-tahun sebelumnya, memberi mereka akses prioritas atas produsen PC dan elektronik konsumen tradisional.
Karena pelanggan besar ini mengamankan perjanjian pasokan jangka panjang, produsen memori memiliki sedikit insentif untuk menurunkan harga sementara permintaan terus melampaui produksi.
Tren ini juga mendorong perusahaan seperti SK Hynix untuk secara signifikan memperluas kapasitas manufaktur hingga dekade mendatang, mencerminkan keyakinan bahwa permintaan perangkat keras AI akan tetap sangat kuat.
Lenovo juga mencatat bahwa bisnis yang membeli server sekarang perlu memikirkan kembali cara mengalokasikan memori.
Sistem perusahaan modern semakin menampilkan prosesor yang mendukung konfigurasi memori 16 saluran.
>>> Tips Belanja Perlengkapan Sekolah agar Lebih Hemat, Orang Tua Bisa Prioritaskan 5 Kebutuhan Ini
Namun, mengisi setiap slot memori menjadi sangat mahal, membuat konfigurasi RAM maksimum sulit dibenarkan bagi banyak organisasi.
Sebagai gantinya, Lenovo menyarankan bahwa komputasi yang dipercepat GPU mungkin menawarkan solusi yang lebih hemat biaya untuk beberapa beban kerja.
Sistem berdasarkan platform GB200 NVL4 Nvidia, yang menggabungkan memori CPU dengan kumpulan besar memori grafis HBM3e, menunjukkan bagaimana arsitektur yang berfokus pada AI menggeser keseimbangan dari desain server tradisional yang berat CPU.
Perusahaan juga menunjuk ke prosesor Vera Nvidia yang akan datang, di mana konfigurasi memori default yang lebih rendah dapat membantu mengurangi biaya penyebaran untuk pelanggan perusahaan.
Dampak DRAM mahal meluas jauh melampaui komputasi perusahaan.
Update Terbaru
Fitur Tersembunyi Google Maps Bikin Layar Always-On Pixel Lebih Berguna
Minggu / 28-06-2026, 21:52 WIB
APEC Dorong Pariwisata Terhubung dan Inovatif di Makau
Minggu / 28-06-2026, 21:52 WIB
Cara Cepat Cairkan Dana Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Sebelum Batas Akhir
Minggu / 28-06-2026, 21:50 WIB
Bill Gates: AI Mungkin Gantikan Banyak Pekerjaan, Tapi Tidak Atlet
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
DJKI Verifikasi 124 Situs Laporan MPA, Rekomendasikan Blokir 116 Situs
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Trump Murka soal Pajak Digital, Ancam Ganti Perjanjian Dagang dengan Tarif 100%
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Iran Ancam Tunda Pembukaan Selat Hormuz, Tolak Aturan Baru dan Ajak Negara Teluk Bersatu
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Tablet Gaming Lenovo Legion dengan RGB di Sekitar Kamera Muncul di Acara Game
Minggu / 28-06-2026, 21:49 WIB
Prabowo Perintahkan Tambah Anggaran Rp4 Triliun untuk Perkuat Riset Nasional
Minggu / 28-06-2026, 21:47 WIB
Primaya Kelapa Gading Hadirkan MitraClip untuk Pasien Jantung
Minggu / 28-06-2026, 21:47 WIB
Prabowo Pangkas 750 BUMN, Direksi dan Komisaris Terancam Hilang demi Hemat Uang Rakyat
Minggu / 28-06-2026, 21:47 WIB
Noah Kahan Minta Penonton Tak Buang Air Besar di Kursi Stadion
Minggu / 28-06-2026, 21:42 WIB
Taylor Swift Diduga Diboikot Penonton Saat Tampil di Konser Alan Jackson
Minggu / 28-06-2026, 21:42 WIB






