Ukraina Bombardir Dua Kilang Minyak Rusia dengan Serangan Drone
Ukraina melancarkan serangan drone terhadap dua kilang minyak Rusia di wilayah Krasnodar dan Yaroslavl pada Minggu (28/6) dini hari waktu setempat.
Serangan ini merupakan bagian dari upaya Kyiv untuk melemahkan kemampuan logistik dan pasokan bahan bakar Moskow dalam perang yang masih berlangsung.
>>> Pesilat Sumsel Berharap Piala Presiden Berlanjut demi Masuk SMA Favorit
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan operasi tersebut merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk mengurangi kapasitas Rusia dalam membiayai dan menjalankan invasi.
"Kami terus melaksanakan operasi yang melemahkan kemampuan Rusia untuk melanjutkan perang ini," tulis Zelensky melalui media sosial dikutip dari Reuters.
Ia menambahkan, dua fasilitas yang menjadi sasaran berada sekitar 300 kilometer dan 700 kilometer dari wilayah Ukraina, menunjukkan jangkauan armada drone Kyiv yang semakin luas.
Dampak Serangan terhadap Infrastruktur Energi Rusia
Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina semakin intensif menyerang infrastruktur energi Rusia.
Serangan-serangan itu dilaporkan telah memicu gangguan distribusi bahan bakar di sejumlah wilayah Rusia, termasuk kelangkaan bensin, antrean panjang di SPBU, hingga pembatasan penjualan.
Pemerintah Rusia mengonfirmasi salah satu serangan terjadi di kilang minyak Slavyansk-na-Kubani, wilayah Krasnodar.
Gubernur Krasnodar Veniamin Kondratiev mengatakan kebakaran besar terjadi di kompleks kilang setelah serangan drone.
>>> Bocoran Harga PS6: Konsol Sony Bisa Tembus Rp15 Juta Akibat Biaya Produksi Melonjak
Seorang warga dilaporkan tewas, sementara satu orang lainnya mengalami luka-luka di sebuah desa yang berada di dekat lokasi.
Sejumlah video yang beredar di media sosial, meski belum dapat diverifikasi secara independen, memperlihatkan kobaran api besar membumbung dari area kilang.
Kilang Slavyansk merupakan fasilitas milik swasta dengan kapasitas pengolahan sekitar 100 ribu barel minyak per hari.
Kilang tersebut memasok bahan bakar untuk kebutuhan domestik Rusia maupun ekspor.
Sementara itu, di wilayah Yaroslavl yang terletak di sebelah timur Moskow, otoritas setempat juga melaporkan adanya serangan drone.
Gubernur Yaroslavl menyatakan pemerintah memberlakukan pembatasan sementara terhadap lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju ibu kota Rusia sebagai langkah pengamanan menyusul serangan tersebut.
Serangan terhadap dua kilang ini menambah daftar sasaran infrastruktur energi Rusia yang dibidik Ukraina.
>>> Lenovo Peringatkan Harga RAM Tinggi Jadi 'Normal Baru', Tak Akan Kembali ke Level 2025
Kyiv menilai fasilitas-fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam menopang mesin perang Rusia, sementara Moskow menuduh Ukraina terus meningkatkan serangan lintas batas menggunakan drone jarak jauh.
Update Terbaru
Kepmenko PMK Nomor 20 Tahun 2026 Jadi Pedoman Penataan Hulu DAS Ciliwung
Minggu / 28-06-2026, 20:49 WIB
Vertu Alphafold: Ponsel Lipat Rp 110 Juta yang Sulit Dibedakan dari Pesaing
Minggu / 28-06-2026, 20:49 WIB
Aplikasi Android Ini Mengajarkan Saya Navigasi Langit, Mengubah Cara Saya Melihat Malam
Minggu / 28-06-2026, 20:49 WIB
Microsoft Tegaskan WSL 3 Tidak Pernah Ada, WSL Containers Segera Hadir di Windows 11
Minggu / 28-06-2026, 20:49 WIB
Joe Biden Sebut Trump 'Pecundang' di Balik Kolam Refleksi Gedung Putih
Minggu / 28-06-2026, 20:47 WIB
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
Minggu / 28-06-2026, 20:47 WIB
X-59 NASA Berhasil Tembus Kecepatan Suara Tanpa Sonic Boom, Buka Jalan Penerbangan Supersonik Sipil
Minggu / 28-06-2026, 20:47 WIB
Aljazair vs Austria Imbang, Iran Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 20:43 WIB
Nicola Peltz Hengkang dari Yayasan Anjing, Sempat Minta Dukungan Victoria Beckham
Minggu / 28-06-2026, 20:43 WIB
Ibu Lima Anak Sering Dikritik, Suami Dipuji Jadi 'Super Dad'
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB
Hasil MotoGP Belanda: Ogura Juara, Bezzecchi Crash
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB
Prabowo Bentuk Satgas Baru Berisi Guru Besar dan Akademisi, Ini Tugasnya
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB
Polisi Bebaskan 14 Massa Aksi Surabaya, 4 Orang Ditetapkan Tersangka
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB
Pabrik Jepang Batal Pindah ke Vietnam, PHK Massal Diredam hingga 2030
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB






