Presiden Lebanon Joseph Aoun mengecam serangan yang dilaporkan menyasar Bahrain dan Kuwait di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Dalam pernyataan resmi dari kantor kepresidenan, Aoun menyebut serangan itu sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan negara dan ancaman langsung terhadap keamanan serta stabilitas kawasan.

>>> Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela

Ia menilai rangkaian serangan yang terus berlangsung merupakan upaya menggagalkan berbagai inisiatif regional dan internasional untuk menghentikan perang serta meredakan ketegangan.

Aoun mendesak langkah cepat dari para pihak yang menjadi penjamin nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran, serta komunitas internasional, guna mencegah situasi semakin memburuk.

>>> Diskon Jutaan Rupiah Sepeda Listrik di Transmart Full Day Sale, Sikat!

"Situasi ini memerlukan tindakan segera dari para sponsor nota kesepahaman AS-Iran dan komunitas internasional," demikian bunyi pernyataan tersebut.

>>> Klasemen Moto3 2026: Hakim Danish Kudeta Posisi Veda Ega Usai Crash

Selain mengecam, Aoun juga menyampaikan solidaritas penuh Lebanon kepada Bahrain dan Kuwait. Ia menegaskan dukungan Beirut terhadap kedua negara dalam menghadapi ancaman terhadap keamanan dan kedaulatan mereka.