Kementerian Luar Negeri Kuwait mengeluarkan pernyataan keras mengecam rentetan serangan militer yang dilancarkan Iran ke wilayahnya.

Dalam pernyataan resmi yang dikutip Aljazeera pada Minggu (28/6), Kuwait menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk agresi keji dan pelanggaran nyata terhadap kedaulatan negara.

>>> 3 Karyawan Percetakan Disekap di Ruko Jakpus, Kaki Dirantai Tali Baja

"Kuwait mengecam keras atas agresi keji Iran yang terus berulang terhadap negara kami. Serangan ini adalah pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Kuwait," demikian bunyi pernyataan Kemlu Kuwait.

Kemlu Kuwait juga memperingatkan bahwa aksi militer Teheran dapat merusak upaya regional dan global yang tengah berjalan untuk meredakan ketegangan di kawasan.

"Serangan ini menjadi tantangan langsung terhadap kehendak internasional yang mendukung jalur perdamaian," kata pernyataan tersebut.

Atas insiden ini, Kuwait menyatakan tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah tegas demi melindungi negaranya.

>>> Sekjen dan 1,3 Juta Anggota ORI Mundur dari Partai Buruh

"Negara Kuwait mempertahankan hak penuhnya untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan guna menjaga kedaulatan, memelihara keamanan dan stabilitas, serta melindungi seluruh rakyat dan warga asing yang tinggal di wilayah kami," lanjut pernyataan itu.

Sebelumnya, Iran mengklaim telah meluncurkan serangan yang menargetkan Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait.

Teheran berdalih target utama mereka adalah pasukan Amerika Serikat yang ditempatkan di pangkalan tersebut.

Serangan balasan Iran ini terjadi setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) membombardir wilayah pesisir Iran.

>>> Prabowo Dorong Dialog Pemerintah dan Akademisi untuk Pembangunan Nasional

AS berargumen serangan mereka merupakan respons atas gangguan dan serangan yang menargetkan jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.