Iran Serang Bahrain dan Kuwait Setelah Digempur AS
Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran melancarkan serangan rudal balistik dan drone ke Bahrain dan Kuwait pada Minggu (28/6).
Serangan ini merupakan balasan atas aksi militer Amerika Serikat ke wilayah Iran sehari sebelumnya.
>>> Prabowo: Juara Catur Kalah oleh Mesin, AI Kini Dikejar Semua Negara
Militer Kuwait mengonfirmasi sistem pertahanan udaranya tengah menghadapi rudal dan drone 'bermusuhan'. Warga diminta mematuhi arahan keselamatan dari otoritas setempat.
"Pertahanan udara Kuwait saat ini sedang menghadapi serangan rudal dan drone musuh.
Seluruh warga diminta mematuhi instruksi keselamatan dan keamanan yang dikeluarkan otoritas terkait," tulis militer Kuwait di akun resmi X, dikutip dari Al Arabiya.
Sementara itu, sirene serangan udara berbunyi dua kali di Bahrain. Kementerian Dalam Negeri Bahrain meminta masyarakat tetap tenang dan segera menuju tempat perlindungan.
Kementerian Luar Negeri Bahrain mengecam serangan Iran yang melibatkan rudal balistik dan drone.
Manama menilai aksi tersebut bukan insiden berdiri sendiri, melainkan bagian dari pola agresi berulang terhadap kedaulatan negaranya.
Militer Bahrain mengumumkan telah mencegat dan menghancurkan sejumlah proyektil. Seluruh pasukan berada dalam siaga maksimum.
Kementerian Dalam Negeri Bahrain melaporkan sebuah bangunan permukiman di Provinsi Muharraq rusak akibat serangan. Tidak ada korban jiwa.
>>> AC dan TV Banting Harga Lagi, Cus ke Transmart Full Day Sale Sekarang!
Kementerian Luar Negeri Kuwait juga mengutuk serangan berulang Iran, termasuk yang terjadi pada dini hari waktu setempat.
Menurut Kuwait, aksi militer Teheran dilakukan di tengah upaya regional dan internasional meredakan ketegangan.
"Kelanjutan serangan terang-terangan ini justru merusak berbagai upaya deeskalasi dan menjadi tantangan langsung terhadap kehendak internasional yang mendukung stabilitas kawasan," demikian pernyataan kementerian tersebut.
Update Terbaru
Asisten Raffi Ahmad Mufli Budi Ananda Masuk Jajaran Komisaris PT Krakatau Posco
Minggu / 28-06-2026, 17:51 WIB
Rektor UNY Jelaskan Polemik Pernyataan Warek soal Spanduk Aksi Mahasiswa
Minggu / 28-06-2026, 17:47 WIB
Keluar dari Gelembung Streaming dengan Aplikasi Radio Unik Ini
Minggu / 28-06-2026, 17:42 WIB
Prabowo: AI Bawa Peluang dan Risiko, Indonesia Harus Siap Hadapi Perubahan
Minggu / 28-06-2026, 17:42 WIB
Biaya Ganti Layar dan Baterai Vivo X Fold 6 Terungkap
Minggu / 28-06-2026, 17:42 WIB
Casio Luncurkan Tiga Jam Tangan Digital W738H di AS dengan Alarm Getar
Minggu / 28-06-2026, 17:42 WIB
Samsung Kembangkan Ponsel Rollable Komersial Pertama dengan Layar 10 Inci
Minggu / 28-06-2026, 17:42 WIB
Daftar 28 Akses Tol yang Masuk Kawasan Ganjil Genap Jakarta
Minggu / 28-06-2026, 17:37 WIB
Pemerintah Susun Grand Design Riset Nasional, Fokus Sampah dan Energi
Minggu / 28-06-2026, 17:37 WIB
Trump Ultimatum Iran: 'Negara Itu Tak Akan Ada Lagi' Jika AS Terpaksa Tuntaskan Perang
Minggu / 28-06-2026, 17:37 WIB
KPK Dalami Setoran Ilegal di Loket Imigrasi Bali untuk Izin Tinggal WNA
Minggu / 28-06-2026, 17:36 WIB
Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026: Ada Final Kepagian
Minggu / 28-06-2026, 17:35 WIB
PDUI dan CT ARSA Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Peran Dokter Umum
Minggu / 28-06-2026, 17:35 WIB
Hasil Moto3 Belanda: Quiles Juara, Danish ke-10, Veda Ega Crash
Minggu / 28-06-2026, 17:35 WIB






