Sammy Notaslimboy Sindir Prabowo: Sering Bicara Kebocoran, Tapi Lakukan Ini
Komedian Sam Darma Putra Ginting alias Sammy Notaslimboy melontarkan sindiran tajam kepada Presiden Prabowo Subianto.
Ia menilai meski Prabowo sering menyinggung soal kebocoran uang negara dalam pidato, kebijakannya justru berkontribusi pada kebocoran itu sendiri.
>>> Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Dua Kali Hadiri Sarasehan Kampus
Sammy menyoroti penunjukan komisaris BUMN yang dianggap tidak berbasis kompetensi. "Kalau itu perusahaan bapakmu, tentu publik nggak akan ribut soal cara kau milih komisaris.
Prabowo ini sok tegas doang dalam pidato-pidatonya. Bicara soal kebocoran dana segala, dia sendiri yang bikin bocor.
Lawan! ," tulisnya di akun X pribadi, dikutip Minggu (28/6).
Kritik muncul terkait pengangkatan Ginka Febriyanti Ginting (28 tahun) sebagai Komisaris PT Pertamina Retail. Usianya yang masih muda dan minim pengalaman di sektor energi menjadi sorotan.
Meski berpendidikan S1 Akuntansi dan S2 Manajemen, rekam jejak Ginka lebih dikenal sebagai Koordinator Nasional BISON, organisasi relawan inti pemenangan Prabowo–Gibran.
>>> Ekspor Batu Bara Normal Lagi Setelah Stok Capai 141 Juta Ton
Langkah ini dinilai sebagai bentuk bagi-bagi jabatan politik (political patronage), bukan rekrutmen berbasis keahlian korporasi.
Prabowo Bicara Kebocoran Rp2.500 Triliun per Tahun
Sebelumnya, dalam acara penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026), Presiden Prabowo menjelaskan bahwa kebocoran kekayaan negara membuat anggaran tidak cukup untuk memperbaiki gaji guru maupun PNS.
"Saya ingin sampaikan dalam forum ini karena saya ingin saudara-saudara NU sebagai pemimpin, sebagai ulama, sebagai guru, sebagai pembimbing rakyat, harus mengerti kenapa gaji guru tidak bisa baik, kenapa gaji pegawai negeri tidak bisa baik, kenapa anggaran selalu kurang, iya kan, karena uangnya nggak ada, diambil terus, saudara-saudara," kata Prabowo.
Menurut perhitungan para ahli, kebocoran negara mencapai sekitar Rp2.500 triliun per tahun. Prabowo menegaskan pemerintah sedang berupaya memperbaiki masalah tersebut.
"Kebocoran kita hitung, para ahli hitung sekarang adalah kurang lebih 150 miliar (USD) tiap tahun, Rp 2.500 triliun tiap tahun, saudara-saudara sekalian.
>>> Ratna Sari Dewi Jalani Sidang Dugaan Penganiayaan di Jepang, Berikut Profil Istri Presiden Soekarno
Dan ini sedang saya perbaiki semua," ujarnya.
Update Terbaru
Sederet Studio Hollywood yang Kini Pakai AI dalam Kerja Perfilman
Minggu / 28-06-2026, 20:24 WIB
BLT Kesra Juli 2026: Belum Ada Pengumuman Resmi Pencairan
Minggu / 28-06-2026, 20:24 WIB
Cara Cek PIP Kemendikdasmen 2026 Online via HP, Mudah dan Cepat
Minggu / 28-06-2026, 20:24 WIB
Sembunyikan Nama Aplikasi di Android 17, Layar Utama Jadi Lebih Lapang
Minggu / 28-06-2026, 19:49 WIB
Nothing Gagal Rilis Ponsel Murah Andalannya di AS, Padahal Sangat Dibutuhkan
Minggu / 28-06-2026, 19:49 WIB
AS Lancarkan 10 Serangan ke Iran saat Gencatan Senjata Terancam
Minggu / 28-06-2026, 19:47 WIB
Zico Dukung Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, tapi Tak Sedih Jika Kalah
Minggu / 28-06-2026, 19:47 WIB
Andrea Pignataro, Mantan Trader Kini Jadi Raja Software dengan Kekayaan Rp734 Triliun
Minggu / 28-06-2026, 19:47 WIB
Promo Liburan di Trans Studio Cibubur, Berdua Hemat Jadi Rp150 Ribuan
Minggu / 28-06-2026, 19:43 WIB
SBY Beri Semangat Timnas Voli Indonesia Jelang Final Lawan Korea
Minggu / 28-06-2026, 19:42 WIB
Tito Dorong Desa Adat Matabesi Jadi Warisan Budaya dan Destinasi Wisata
Minggu / 28-06-2026, 19:42 WIB
KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Korupsi di Bea Cukai
Minggu / 28-06-2026, 19:42 WIB
PHK 2.500 Karyawan Pakerin Tak Terhindarkan, Pemerintah Siapkan Rp159 Miliar untuk Bayar Pesangon
Minggu / 28-06-2026, 19:42 WIB
Jokowi Beri Resep Menang untuk PSI: Dekati Warga Saat Susah dan Senang
Minggu / 28-06-2026, 19:42 WIB






