Petunjuk Baru dari Galaksi Kecil LAP1-B Bisa Ungkap Kelahiran Bintang Pertama
Selama ratusan juta tahun setelah Big Bang, alam semesta hanya terdiri dari hidrogen dan helium—tanpa elemen berat seperti oksigen atau besi.
Bintang pertama yang muncul di era murni ini, dikenal sebagai bintang Population III, belum pernah terlihat langsung karena terlalu jauh dan berumur pendek.
>>> Prabowo: Empat Kali Kalah Pilpres, Tak Pernah Ganggu Presiden Terpilih
Namun, bintang-bintang purba ini memainkan peran kunci dalam sejarah kosmik.
Mereka menciptakan elemen berat pertama melalui ledakan supernova, yang kemudian menjadi bahan bagi generasi bintang berikutnya, galaksi, planet, dan kehidupan.
Galaksi Kecil dengan Kandungan Oksigen Sangat Rendah
Sejak diluncurkan, Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) telah digunakan untuk mengintip era pembentukan bintang pertama.
Kini, tim astronom internasional melaporkan penemuan galaksi kecil bernama LAP1-B dalam studi yang diterbitkan di Nature.
Galaksi ini diamati saat berusia sekitar 800 juta tahun setelah Big Bang, atau 13 miliar tahun cahaya dari Bumi.
Dengan spektrograf NIRSpec milik JWST, para peneliti menemukan kandungan oksigen di LAP1-B sangat rendah—sekitar 240 kali lebih sedikit dibandingkan Matahari.
Artinya, gas antarbintang di galaksi itu hampir tidak mengandung elemen berat. Kondisi ini membuat LAP1-B dianggap sangat mirip dengan struktur kosmik pertama yang muncul di alam semesta.
Sinyal Radiasi yang Misterius
Para peneliti juga mendeteksi radiasi ultraviolet yang sangat energetik, sulit dijelaskan oleh populasi bintang normal.
Analisis mereka menunjukkan sinyal ini sesuai dengan prediksi teoretis bintang Population III: raksasa yang sangat panas dan tanpa logam.
Meski demikian, para penulis studi bersikap hati-hati.
>>> Trump Tuding Iran Langgar Gencatan Senjata dengan Serangan Drone di Selat Hormuz
Update Terbaru
Ariana Grande Hangout Bareng Mantan Ricky Alvarez di Austin, Bukan Romantis
Sabtu / 27-06-2026, 02:50 WIB
Toyota Kurangi Produksi RAV4, Dealer Kehabisan Stok dalam Hitungan Jam
Sabtu / 27-06-2026, 02:49 WIB
AS Kirim Kapal Perang, Pesawat, dan Jenderal Marinir ke Venezuela Bantu Gempa
Sabtu / 27-06-2026, 02:49 WIB
Setelah Ponsel Lipat, Apple Dikabarkan Garap Smart Ring Saingan Galaxy Ring
Sabtu / 27-06-2026, 02:49 WIB
Harga Galaxy A27 di India Terungkap, Ketersediaan Masih Misteri
Sabtu / 27-06-2026, 02:49 WIB
Jokowi Bawa Sisa Ijazah ke Sidang Lawan Roy Suryo
Sabtu / 27-06-2026, 02:49 WIB
Prabowo Ajak Semua Pihak Hormati Hasil Demokrasi, Hentikan Kegaduhan Politik
Sabtu / 27-06-2026, 02:49 WIB
Joaquinraptor casali: Dinosaurus dengan Lengan Mengerikan yang Lebih Ganas dari T. rex
Sabtu / 27-06-2026, 02:46 WIB
Pakistan Tegaskan Tak Akan Akui Israel Meski Berhasil Mediasi Iran-AS
Sabtu / 27-06-2026, 02:46 WIB
Pemerintah Tegaskan Patriot Bond Bukan Tax Amnesty, Dana Investor Aman
Sabtu / 27-06-2026, 02:46 WIB
Pencurian Tempat Sampah Knicks Viral, Dinas Sanitasi NYC Adakan Giveaway
Sabtu / 27-06-2026, 02:43 WIB
Orang Tua Didakwa Membunuh Anak Obesitas dengan Diet Junk Food
Sabtu / 27-06-2026, 02:43 WIB
KPK Dalami Pengumpulan Fee Proyek DJKA, Periksa Eks Direktur Kemenhub
Sabtu / 27-06-2026, 02:43 WIB
STARSHIP Entertainment Umumkan Debut Boy Group Baru AEN pada Agustus 2026
Sabtu / 27-06-2026, 02:42 WIB






