Toyota mengonfirmasi akan memotong produksi luar negeri sebanyak 100.000 unit hingga Februari 2027.

Langkah ini memperpanjang pengurangan yang sebelumnya diumumkan akibat konflik di Iran dan gangguan di Selat Hormuz.

in1

>>> DR Automobiles Hidupkan Kembali Merek Italia Osca dengan Dukungan Toyota

Produksi RAV4 versi mesin bensin konvensional akan dikurangi di pabrik luar negeri. Padahal, model hybrid baru saja kembali diproduksi di pabrik Kentucky setelah penundaan retooling.

Toyota sebelumnya memperkirakan kehilangan 55.000 unit penjualan RAV4 di AS tahun ini. Kini angka tersebut membengkak seiring pemangkasan produksi yang berlanjut hingga tahun depan.

>>> Honda, Nissan, dan Mitsubishi Akan Berbagi Komponen, Dimulai dari ECU

Permintaan Tinggi, Stok Menipis

Beberapa dealer di AS melaporkan stok RAV4 hanya cukup untuk hitungan jam, bukan hari. Ratusan pelanggan masih menunggu pengiriman kendaraan baru mereka.

Untuk mengimbangi pemotongan di luar negeri, Toyota akan meningkatkan produksi RAV4 dan Land Cruiser 250 di Jepang sebanyak 4.200 unit pada paruh kedua tahun fiskal ini.

>>> Pajak Bensin California Capai Rekor 63,4 Sen per Galon per 1 Juli

Model lain yang terkena dampak termasuk bZ3X, bZ7, dan Camry spesifikasi China. Toyota juga menghadapi persaingan ketat di China dari merek lokal seperti BYD, Nio, dan Xiaomi.