Sebuah pesawat operasi khusus Angkatan Udara AS melakukan pendaratan darurat di jalan pedesaan Oklahoma pada Oktober 2025 setelah pilot siswa secara tidak sengaja mematikan pasokan bahan bakar mesin saat berada di ketinggian 5.000 kaki.

Pesawat OA-1K Skyraider II tergelincir hingga berhenti di lapangan kosong. Sebuah rambu berhenti dari jalan tersangkut di sayap pesawat.

in1

>>> Samsung Siapkan Investasi Rp 10.500 Triliun untuk AI

Baik pilot siswa maupun pilot instruktur di dalam pesawat tidak terluka. Namun, pesawat yang bernilai $17 juta itu dinyatakan rusak total.

Pesawat tersebut milik Skuadron Operasi Khusus ke-17 di Pangkalan Garda Nasional Udara Will Rogers. Skuadron itu melatih pilot Skyraider II untuk Komando Operasi Khusus Angkatan Udara (AFSOC).

Kesalahan Pilot Siswa

Dalam laporan akhir yang dirilis Jumat, dewan investigasi kecelakaan Angkatan Udara menyalahkan kesalahan tak sengaja pilot siswa sebagai penyebab kecelakaan.

Pilot siswa tersebut sebenarnya adalah pilot AFSOC berpengalaman dengan 2.300 jam terbang di pesawat pengintai U-28, termasuk beberapa ratus jam sebagai instruktur.

Namun, ia belum memenuhi syarat untuk Skyraider dan baru memiliki kurang dari 20 penerbangan serta 37 jam di pesawat kecil itu.

Penerbangan tersebut merupakan penerbangan familiarisasi dengan pilot instruktur Skyraider sipil di kokpit belakang.

Dengan callsign Zorro 75, pesawat lepas landas dari Will Rogers tepat setelah pukul 14.30 tanpa masalah mekanis atau cuaca.

Saat mendaki ke timur menjauhi kota, pilot mendatarkan pesawat di ketinggian 5.000 kaki.

Pada fase itu, pilot biasanya menyesuaikan kontrol pesawat untuk jelajah dengan daya lebih rendah.

>>> Samsung Rilis Patch Keamanan Juni 2026 untuk Galaxy Tab S10 Ultra