Samsung Electronics dikabarkan akan mengumumkan rencana investasi besar-besaran senilai $650 miliar (sekitar Rp 10.500 triliun) di Korea Selatan.

Langkah ini diambil untuk memaksimalkan peluang dari permintaan kecerdasan buatan (AI) yang terus meningkat.

in1

>>> Samsung Rilis Patch Keamanan Juni 2026 untuk Galaxy Tab S10 Ultra

Investasi tersebut akan dilakukan secara bertahap selama 10 tahun ke depan. Rencana ini akan diumumkan pekan depan bersamaan dengan pemerintah Korea Selatan.

Fokus pada Semikonduktor dan Infrastruktur AI

Samsung akan memusatkan investasi pada pengembangan kompleks semikonduktor baru di wilayah barat daya Korea Selatan. Perusahaan juga akan meningkatkan belanja infrastruktur AI, termasuk pusat data.

Jika terealisasi, paket investasi ini akan menjadi komitmen investasi terbesar yang pernah dibuat oleh perusahaan Korea Selatan.

Samsung saat ini sudah menikmati keuntungan dari siklus AI melalui produk memori semikonduktor dan permintaan kapasitas foundry.

>>> Mossad Israel Dikabarkan Masih Incar Penggulingan Rezim Iran di Tengah Diplomasi AS

Presiden Lee Jae Myung dijadwalkan menggelar briefing "Proyek Mega Nasional" pada Senin pekan depan.

Dalam acara tersebut, Samsung dan perusahaan lain, termasuk SK Hynix, akan memaparkan rencana investasi jangka panjang mereka.

Samsung diproyeksikan mencatatkan laba rekor bulan ini dan diperkirakan akan terus berkinerja sangat baik dalam beberapa tahun mendatang.

>>> Pemerintah Akui Ada 'Kerugian Sedikit' di Patriot Bond, Tapi Lebih Baik dari Uang di Luar

Investasi besar ini diharapkan memastikan Samsung tetap berada di posisi terdepan untuk memanfaatkan peluang AI.