Ekspor Daihatsu Naik 30 Persen, Produksi Tembus 169 Ribu Unit hingga Mei 2026
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat pertumbuhan ekspor kendaraan sepanjang tahun 2026. Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan pasar domestik yang masih berlangsung.
Marketing Director dan Corporate Communication Director ADM, Sri Agung Handayani, mengungkapkan bahwa hingga week to date (WTD) Mei 2026, total produksi Daihatsu mencapai sekitar 169 ribu unit.
>>> Prabowo Akui Tahu Pembiaya Demo, Netizen Tanya 'Wapres Pak?'
Angka ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 152.400 unit.
"Kalau sampai WTD Mei ini, total produksi kami adalah 169.000 unit, dibandingkan tahun lalu 152.400 unit," ujar Sri Agung di Depok, Minggu (21/6/2026).
Menurut dia, peningkatan produksi tersebut sejalan dengan pertumbuhan kinerja ekspor. Pengiriman kendaraan Daihatsu ke pasar luar negeri naik hampir 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Ekspornya naik hampir 30 persen," katanya.
Strategi Ekspor di Tengah Tantangan Domestik
Kenaikan ekspor terjadi di tengah kondisi pasar otomotif domestik yang masih menghadapi sejumlah tantangan.
Faktor seperti tingginya suku bunga, daya beli masyarakat, dan ketidakpastian ekonomi masih memengaruhi permintaan kendaraan di dalam negeri.
>>> Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Warga dan Nelayan Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Sri Agung mengatakan perusahaan terus mengembangkan pasar ekspor untuk menjaga utilisasi pabrik dan mendukung keberlangsungan produksi.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadapi perlambatan permintaan di pasar domestik.
Sebagai salah satu basis produksi kendaraan di kawasan Asia Tenggara, Indonesia masih menjadi pusat manufaktur bagi sejumlah model Daihatsu yang dipasarkan ke berbagai negara.
Peningkatan ekspor turut berkontribusi terhadap aktivitas produksi industri otomotif nasional dan rantai pasok komponen di dalam negeri.
Di tengah dinamika pasar global dan domestik, pasar ekspor menjadi salah satu sumber permintaan yang menopang kinerja manufaktur kendaraan.
>>> Prabowo: Tanya Petani-Petani, Apakah MBG Perlu atau Tidak?
Sejumlah produsen otomotif memanfaatkan pasar luar negeri untuk menjaga tingkat produksi dan utilisasi fasilitas manufaktur tetap optimal.
Update Terbaru
Detective Conan Cinema Tour 2026 Hadir di Berbagai Konvensi Anime AS
Rabu / 24-06-2026, 17:42 WIB
Sinopsis Colombiana: Film Aksi Zoe Saldana Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
Rabu / 24-06-2026, 17:42 WIB
Update Sonic Racing: CrossWorlds Ver. 1.4.1 Hadirkan Classic Sonic dan Gadget Baru
Rabu / 24-06-2026, 17:40 WIB
Demi Punya Pinggang Terkecil di Dunia, Wanita Ini Pakai Korset 24 Jam
Rabu / 24-06-2026, 17:40 WIB
6 Zodiak yang Jarang Mengeluh Meski Sedang Banyak Masalah
Rabu / 24-06-2026, 17:40 WIB
Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan Tidak Selalu Bebas Pajak, Ini Batasnya
Rabu / 24-06-2026, 17:28 WIB
Cara Cicil Tunggakan BPJS Kesehatan Lewat REHAB 3.0, Bisa Harian hingga Bulanan
Rabu / 24-06-2026, 17:28 WIB
Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK
Rabu / 24-06-2026, 17:24 WIB
Konsumsi Token LLM China Tembus 100 Triliun per Hari, AI Makin Laku Keras
Rabu / 24-06-2026, 17:24 WIB
DPR Desak Polri Bongkar Aktor di Balik Uang Demo Rp20 Juta ke Mahasiswa
Rabu / 24-06-2026, 17:24 WIB
Komunitas Otomotif Kini Padukan Hobi Mobil dengan Olahraga Padel
Rabu / 24-06-2026, 17:21 WIB
Registrasi Kartu SIM Kini Pakai Verifikasi Wajah Mulai 1 Juli 2026, Ini Keunggulannya
Rabu / 24-06-2026, 17:20 WIB
Rumor Putus Lisa BLACKPINK dengan Frédéric Arnault Kembali Mencuat
Rabu / 24-06-2026, 16:56 WIB
Eli U-KISS Umumkan Menikah Lagi, Mantan Istri Ji Yeon Soo Buka Suara
Rabu / 24-06-2026, 16:56 WIB






